Skip to main content

Esensi Cinta dalam Bingkai Valentine



ada fenomena menarik yang patut kita cermati mengenai peringatan hari yang disebut-sebut sebagai hari penuh cinta, Valentine day.

Dewasa ini, seakan telah menjadi budaya di kalangan masyarakat kita, tidak hanya orang dewasa saja, bahkan anak kecil pun sekarang sudah fasih dan tahu, apa itu yang dimaksud dengan valentine. tidak hanya di kota, di desa saya yang terpelosok tempatnya pun juga paham, apa itu valentine. meskipun kadang kita tak tahu bagaimana makna valentin dan bagaimana sejarahnya. yang kita ketahui, valentin day adalah hari kasih sayang. banyak orang, khususnya remaja ramai-ramai merayakan valentine days. mereka beramai-ramai merayakan hari itu dengan segala aktifitasnya, saling tukar coklat dan maupun bunga maupun ungkapan-ungkapan lain yang tak jarang bertentangan dengan norma yang berlaku di masyarakat, bahkan yang dianggap tabu dalam masayarakat kita, bahkan juga dilarang juga oleh agama. namun perayaan itu dilegalkan atas nama cinta. *apa sih yang nggak buat cinta ? lol !

Kalau boleh sadar, sebenarnya tradisi valentine yang kerap kali kita rayakan telah menempatkan makna cinta dalam ruang yang sempit. seharusnya kita kudu tahu, betapa sangat luas dan sucinya makna kasih sayang itu. penyempitan makna inilah yang menghilangkan makna kesucian cinta itu sendiri. penyempitan makna yang telah mengikis habis nuani dan mematikan hati. cinta tidak lagi menjadi suatu yang suci dan sakral, bahkan justru kadang menjadi bahan cemoohan dan hujatan. bahkan yang paling memperhatinkan, cinta sekarang dikomersilkan. sangat memperhatinkan memang, dan parahnya para remaja generasi kita justru banyak yang menganutnya. *gw termasuk nggak ya ?

Hilangnya kemurnian makna cinta itu bukan isapan jempol semata. semua itu sudah banyak yang terbukti dan sudah mengakar dalam benak masyarakat, jika disinggung tentang cinta, maka yang langsung terbayang dan dimengerti adalah hubungan antara laki-laki dan perempuan. pemahaman inilah yang banyak diamini oleh kalangan remaja. sehingga perayaan valentin pun tidak jauh-jauh dari pemahaman tersebut. jadi tidak aneh jikalau kita sering melihat sepasang sejoli bermesraan, bergendengan tangan, berciuman atau bahkan bermain kuda-kudaan. tidak hanya sembunyi-sembunyi namun juga terang-terangan di tempat umum. na'udzu billah.

Karena itulah, bukan mustahil lagi kalau banyak terjadi "perkosaan yang mengatas namakan cinta," ini karena penyempitan makna dalam bingkai valentin tersebut. * mas Iip wijanarko, gw izin pinjem istilahnya nih, gpp kan ?

Dampak yang lebih besar dari sekedar penyempitan makna cinta itu adalah hilangnya esensi dari cinta. matinya cinta memicu terjadinya berbagai penyimpangan-penyimpangan dalam tatanan hidup bermasyarakat. memporak porandakan hubungan dan keharmonisan, kerukunan, persatuan dan kesatuan diantara anggota masyarakat. baik cecara kolektif maupun individual, sosial atau personal. benarkah demikian? apakah pernyataan ini dapat dipertanggung jawabkan ? apa buktinya?

oke, secara global banyak kita temui sekarang perumahan elite bertetangga dengan rumah kumuh, sebagian orang dengan nyaman duduk di dalam sedan sedang yang lainnya keleleran di pinggir jalan.

Penyimpangan, pelangaran dan kesenjangan seperti inilah yang sekarang marak. apakah itu buah dari cinta dan kasih sayang ? lalu dimanakah nilai valentin (kasih kayang) yang setiap tanggal 14 februari itu dirayakan oleh orang-orang sedunia, khususnya muda-mudi dengan memberi coklat disambung dengan bercinta. *kalau ada sih....., inikah amalan dari kasih sayang?

Seharusnya kasih sayang atau cita itu melahirkan kebaikan, pengampunan dan pemberian maaf. sehingga, jika sifat itu telah menyatu dengan diri manusia maka hanya kebaikanlah yang akan timbul orang tersebut. bila semua orang di dunia ini telah tersinari oleh sinaran cinta maka tidak lagi ada kesenjangan diantara umat manusia di duni ini dan tidak ada lagi orang-orang jahat di dunia ini. dan tujuan inilah yang menjadi dasar sekaligus tujuan manusia dijadikan khalifah di dunia ini diutusnya para nabi dan rasul didunia ini juga karena sebagai penebar kasih sayang di antara manusia.

Tuhan saja bersifat Maha Pengasih kepada hambanya, tidak hanya hambanya yang beriman, yang durhaka pun tak luput dari nikmat dan kasih sayangnya di dunia. mengapa kita yang manusia hina seperti ini tidak mau memberi maaf pada saudara-saudaranya ? inilah yang gw coba lakukan, hi...hi....

Jika manusia yang diutus sebagai khalifah di bumi ini mempunyai sifat pengasih dan penyayang, meskipun tidak sesempurna dengan sifat Maha Pengasih dan Maha Penyayang-Nya, maka akan terwujudlah tujuan mulia bahwa manusia terlahir di dunia ini sebagai rahmatan lil ngalamin. ah...alangkah indahnya esensi cinta kalu kita menyadarinya.

Secara logika, orang yang mencintai tak akan rela dan tak akan tega menyakiti yang dicintainya, apalagi kehilangan. dan pastinya akan selalu berusaha berbuat baik dan akan memberikan sesuatu yang terbaik bagi orang yang dicintainya.

Cinta akan menjadi semangat, cinta akan menjadi kekuatan bagi yang mempercayainya. seorang penakut, dengan cinta si penakut akan berubah menjadi sang pemberani. si pendiam, dengan cinta akan menjadi banyak bicara. bahkan orang yang nakal pun menjadi baik hanya karena cinta. sungguh dahsyat benar ya kekuatan cinta ? itulah kekuatan cinta, membuat yang tidak mungkin menjadi mungkin.

Ironis memang, cinta yang begitu luhur telah banyak di nodai oleh nafsu yang mempunyai kecendrungan terhadap sesuatu yang enak yang akibatnya adalah, hilangnya esensi cinta itu sendiri. banyak orang yg terobsesi dengan dunia sehingga menghalalkan segala cara meskipun mengorbankan sahabat bahkan keluarganya. apakah seperti itu yang dinamakan cinta ?

salam cinta dari ARif JUNaidi yang mencari cinta.

Comments

Popular posts from this blog

Little Talks - Of Monsters & Men (Arti Lagu)

I'm back! Hari ini aku kembali dengan sebuah lagu yang gak tahu kenapa, aku menyukainya karena videonya menurutku keren banget. Selain itu, alasan kenapa aku menyukai lagu ini juga ternyata setelah didengarkan beberapa kali, ternyata liriknya enak sekali. Iramanya juga asyik, videonya juga menarik.   Menurutku, Little Talks - Of Monsters & Men ini bercerita tentang sebuah pasangan dalam percintaan. Lagu-lagu bertemakan cinta memang asyik banget untuk didengarkan, dan lagu ini juga bercerita tentang itu. Tapi sayangnya, sekali lagi lagu ini tentang hubungan yang nasibnya hidup segan, mati tak mau alias sedang dalam status rumit githu. Sang cewek menginginkan untuk mengakhiri hubungannya yang dinilai tak seindah dulu, sehingga dia mengharapkan sebuah cinta yang baru, yang memberikannya arti sebuah cinta seperti yang dia mau. Tapi masalahnya, sang cowok tidak mau melepaskan begithu saja. Dia terus berharap agar hubungannya terus berjalan seperti sedia kala.   ...

Lorde - Team (Arti Lagu)

Belum lama ini saya sudah memposting sebuah arti lagu yang sangat fenomenal, Lorde – Royal. Dan sampai sekarang saya masih belum percaya, ada banyak alas an kenapa Lorde sekarang jadi perbincangan di barat sana. Saya tak perrlu membahas tentang alas an itu, karena saya bukan blogger yang memperbincangkan berita-berita artis yang di media online sudah pernah dibahas. Buang-buang waktu saja sebenarnya menulis hal yang sudah dimuat dalam berita online besar.   Karena saya tak ingin menjadi blogger seperti itu. Berangkat dari banyaknya view dari postingan sebelumnya, maka kali ini saya ingin menulis tentang single terbaru dari Lorde. Mungkin ada beberapa orang yang tak menyukai tipe lagu yang dibawakan oleh Lorde. Saya pada awlnya jugga begitu, tapi setelah beberapa kali mendengarkan, dan beberapa kali untuk menerjemahkan lagunya, sekarang saya menjadi saah satu penyuka musiknya. Sumpah, keren banget lagu-lagunya. Kali ini adalah single terbaru Lorde-Team . Lagu yang m...

Kembali Untuk Mengeluh

Lama tidak ada kabar. Blog ini seperti sudah tidak berpenghuni ya.... Baru kemarin saya ingat kalau punya blog ini. Seandainya tidak ingat akan seseorang dan kenangan tentangya, mungkin saya juga akan melukapan blog ini entah sampai kapan. Dan sekarang saya jadi kangen untuk menulis di blog ini lagi. Saya tidak yakin akan menulis apa pada blog ini. Setelah lama vakum, saya juga bingung mau mengisi tulisan tentang apa. Tapi sepertinya kembali ke khittah, bahwa blog ini adalah tempat curhatan dan keluh kesah saya. Mungkin isinya akan lebih banyak kegalauan-kegalauan seperti biasa, yang tidak jelas maunya apa. Entahlah! Ingin menulis keluargaku, saya tidak yakin harus menceritakan masalah keluarga. Saya tidak ahlinya. Saya suka tulisan tentang patah hati, meski tidak ada hubungan dengan saya, tapi ngalir saja kalo nulis tentang patah hati. Kadang suka iri dengan blogger yang bisa cerita panjang lebar tentang apa yang dipikirkan, saya pasti kesulitan. Jadi saya hanya akan nulis se...