Skip to main content

About me

I am a person who lacks confidence, easily influenced by other people's words, and sometimes I just want to be alone without anyone else around.

I am always pessimistic about everything I do. The good side of me is that I always care about the people around me.

I hate hypocrisy and violence, even though I was born into a broken family, at least I want to maintain peace in my life.

Popular posts from this blog

Cody Simpson - La Da Dee (Arti Lagu)

Kalo ngomong soal lagu, dari beberapa lagu yang beberapa hari ini sudah terposting, kayaknya lagu inilah yang cocok denganku. Dari segi lirik, kayaknya mampu menggambarkan seperti apakah jalan pikiranku selama beberapa bulan ini. Biasalah, seperti postinganku sebelumnya, aku memang tipe laki-laki pemuja masa lalu. Selalu saja ingin mengulang masa lalu, karena rasa nyaman yang aku dapatkan dari masa lalu itulah aku ingin mengulangnya selalu. Baiklah, kali ini bukan bercerita tentang curhatanku, tapi postingan kali ini untuk mengartikan lagu-lagu yang menurutku memang enak didengarkan dalam minggu-minggu ini.  Kali ini yang mampu menggambarkan suasana hatiku adalah lagunya Cody Simpson - La Da Dee. There's no way to say this song's about someone else Every time you're not in my arms I start to lose myself Someone please pass me my shades Don't let 'em see me down You have taken over my days So tonight I'm going out Dalam bait ini menjel...

Was a Story Only I Didn’t Know

Kamu benar-benar telah melupakan segalanya Terlihat dari caramu menyapaku Sambutmu melukaiku Samar-samar, mulai mengiris, mulai terasa sadis. Berpisah baik-baik Itu katamu Karena bagiku aku tak tahu Was a Story Only I Didn’t Know Apa itu namanya? Hanya cinta sesaat? Samar-samar kini aku mulai mengerti Kenapa hanya kata maaf selesaikan semua Tangisku mungkin tak lagi datang Karena bagiku itu tak penting lagi Perpisahan itu hanya cerita lama Tak perlu diungkit lagi Was a story only I didn’t know

The Raid, Kerennya Naudzubillah!

Tak banyak film Indonesia yang aku tonton. Kalau pun disuruh untuk menyebutkan satu persatu, mungkin aku bisa menyebutkan judul-judulnya. Yah, jarang-jarang lho aku nonton film Indonesia. Meski aku bangga dengan produk dalam negeri, tapi untuk menonton hasil kerja dari sineas Indonesia, kayaknya tunggu dulu deh! Aku belum yakin dengan karya mereka, apalagi harus duduk manis di depan layar menyaksikan film-film buatan dalam negeri.    Meski aku sudah yakin tidak akan nonton film dalam negeri, Tapi itu tidak berlaku dengan film The Raid ini. Asal tahu aja, tiga film yang pernah aku tonton di bioskop, pertama Laskar Pelangi, kedua Sang Pemimpi, dan yang ketiga adalah The Raid ini.   Bukan, bukan karena film ini mendapat pujian dan beberapa penghargaan di beberapa ajang yang pernah diadakan di beberapa dunia yang membuatku menonton film ini. Aku menonton film ini karena ajakan seseorang yang baru aku kenal di dunia maya. Itu pun aku tidak mau berespektasi terlalu t...