Skip to main content

Aku dan Air Mata


Aku dan Air Mata

Rintik hujan makin lama makin lebat. Angin, petir dan kilat tak henti-hentinya terdengar di luar. Air hujan yang terterpa angin menempel pada satu sisi kaca, menciptakan mahakarya lukisan alam yang tiapa duanya. Jari telunjukku tergerak untuk melukiskan sebuah gambar hati di satu sisinya lagi. Senyum simpul tercipta dari bibirku begitu lukisan itu tercipta. Melihat manisnya senyum yang mengembang dari bibirku, aku yakin, tak ada orang yang tahu bahwa pemilik senyum ini sedang merasa hampa. Dasar aktor, saat hampa pun masih sempat-sempatnya aku berpura-pura bahagia. Mungkin karena tuntutan, sebagai publik figur harus selalu terlihat bahagia meski yang sebenarnya terjadi aku sedang terluka.

Ah, apa hakku? saat ini aku tak lagi punya hak untuk tubuhku. Semua jiwa ragaku tlah jadi milik mereka, apa yang mereka minta, aku hanya bisa menurutinya. Tubuh ini bukan lagi milikku.

Dalam kekosongan yang aku rasakan, aku masih terus bertahan. Hidup memang kejam, tapi bukan berarti aku harus kehilangan senyuman.

Kehilangan pasti iya, tapi bukan berarti aku harus berhenti berharap. Hidup terlalu pendek hanya untuk menangisi kepergiannya. Ya, memang aku harus aku akui, terkadang air tercipta menemaniku saat di kesendirianku mengiringi remuk redam hatiku.

Sebagai publik figure, apa aku tak punya hak untuk menikmati hidupku? tekadang pertanyaan itu muncul saat aku bosan dengan kepura-puraan yang aku lukiskan melalui senyuman. Tapi sekali lagi aku sadar, aku milik mereka.

Di luar hujan masih belum reda. Tak ingin hanyut dalam luka, ku ambil gitar dan mulai ku mainkan nada demi nada hingga tercipta sebuah lagu "Aku dan Air Mata." Lagu inilah refleksi isi hatiku saat melihatmu melangkah pergi meninggalkanku.

Jatuh air mataku

iringi remuk redam hatiku

saatku kehilanganmu

dan hanya rintik hujan menemani aku

Saat aku bertahan

selama ini aku bertahan

lewati semua malam dingin yang aku pandangi hanyalah langkahmu..

wahai kau air mataku

hanya engkaulah saksi hidupku

saat aku kehilangannya

saat aku kehilangan....

Jatuhnya pun masih di pangkuanku

tak perlu disesali...

Di setiap detak jantungku

hanya enkau yang menemaniku

saat aku kehilangannya...

Jatuh air mataku

Iringi remuk redam hatiku...





*I SAY WHAT? When I think a song is suck, I just start to love it indirectly. Common bro, play AKU DAN AIR MATA again, because I hate it! LOL

Comments

Popular posts from this blog

Pemilik Akun Asli @poconggg Terbongkar

Kemarin Twitter heboh banget dengan terbongkarnya pemilk akun @poconggg. Siapa sih yang gak kenal poconggg, dia adalah hantu yang tidak biasa, hantu yang seharusnya bertugas menghantui orang, menakut-nakutin orang, ternyata malah paling sering dipermainkan orang. Followernya mencapai ribuan, padahal tidak following siapa pun. Beberapa kali berhasil bikin TT di twitter karena ulanhnya, dan masih banyak lagi.  Malang bener nasib dia. Meski nasibnya sesial itu, sekarang ini dia malah lebih sial lagi karena akun Twitternya terbongkar. Iya, kemaren ada orang yang sakit hati ama @poconggg dan ngebongkar siapa dia sebenarnya. Dulu sih memang pengen tahu yang sebenarnya, siapakah pemilik akun @poconggg. Melihat tweetnya yang lucu-lucu dan menggemaskan, banyak yang ngira kalo pemiliknya adalah penulis buku, Raditya Dika. Tapi secara tegas dia ngebantah, kalo dia adalah pemilik akun @poconggg. Tapi semalem, nggak tau gimana mulainya, ada akun yang ngebongkar siapa @poconggg sebe...

Dear Someone: Surat Cinta Rahasiaku. Buat Kamu. Dari Aku.

Lagi-lagi aku harus mengakui, bahwa aku termasuk dari golongan yang selalu telat dalam mengetahui segala sesuatu. Entah itu memang bagian hidupku yang kurang perhatian dengan apa yang terjadi di sekitarku, atau ini karena memang tidak ngerti apa-apa sampai ada orang yang mau memberitahuku. *sigh Seperti hari ini, ternyata aku juga ketinggalan kabar gembira lagi. Seharusnya beberapa hari ini (kalo tidak beberapa minggu ini) seharusnya aku sudah mengetahuinya, jadi bisa merasakan gimana gembiranya mendengar kabar gembira sehingga aku bisa langsung berbagi cerita dengan mengabarkannya disini, di blogku yang paling aku cintai ini Tapi lagi-lagi aku telat tahunya. *sigh Tampilan inilah yang membuatku ingat 'sesuatu.' Adalah hari ini, secara sengaja aku membuka sebuah laman web nulisbuku.com sekedar melihat-lihat buku baru apa saja yang bulan ini telah diterbitkan. Sekedar jalan-jalan iseng yang biasanya memang sering aku lakukan ketika tidak tahu harus ngapain lagi ...

Little Talks - Of Monsters & Men (Arti Lagu)

I'm back! Hari ini aku kembali dengan sebuah lagu yang gak tahu kenapa, aku menyukainya karena videonya menurutku keren banget. Selain itu, alasan kenapa aku menyukai lagu ini juga ternyata setelah didengarkan beberapa kali, ternyata liriknya enak sekali. Iramanya juga asyik, videonya juga menarik.   Menurutku, Little Talks - Of Monsters & Men ini bercerita tentang sebuah pasangan dalam percintaan. Lagu-lagu bertemakan cinta memang asyik banget untuk didengarkan, dan lagu ini juga bercerita tentang itu. Tapi sayangnya, sekali lagi lagu ini tentang hubungan yang nasibnya hidup segan, mati tak mau alias sedang dalam status rumit githu. Sang cewek menginginkan untuk mengakhiri hubungannya yang dinilai tak seindah dulu, sehingga dia mengharapkan sebuah cinta yang baru, yang memberikannya arti sebuah cinta seperti yang dia mau. Tapi masalahnya, sang cowok tidak mau melepaskan begithu saja. Dia terus berharap agar hubungannya terus berjalan seperti sedia kala.   ...