Skip to main content

Susahnya Cari Istri


STOP! Jangan berpikiran yang tidak-tidak dengan postinganku kali ini, semuanya tidak ada hubungannnya denganku. Ini hanya sedikit cerita dari kakak laki-lakiku saja, jadi tak ada hubungannnya dengan aku. *Mikir, kakakku ada hubungannnya dengan aku nggak ya?

Jadi begini ceritanya, aku adalah tiga bersaudara. Adikku cewek, udah menikah. Dan kakakku laki-laki, belum menikah. Nah, masalahnya sampai sekarang kakaku nggak kunjung menikah meski udah berkepala tiga. Asal tahu aja, aku ditinggal kawin mantanku kemarin juga alasanannya ini, karena aku nggak bisa mendahului kakakku. *tears

Keluargaku memang ada peraturan yang dibuat ibuku sih, anak laki-laki tidak bisa mendahului kakaknya menikah. Ini bagian dari wasiat bapaknya ibu dulu, jadi sampe sekarang meski bnayak kakak dari ibuku melanggar wasiat itu, ibuku tetap nggak berani. Sekarang masalahnya kakakku nggak kunjung-kunjung menikah. Sudah berkali-kali dijodohkan, pasti ada aja masalahnya. Baik tempat nggak nggak boleh, hitungan weton, hingga karena ceweknya yang menolak. Kalau usaha, pasti udah berusaha bangeeeet.... tapi sampe sekarang belum juga dapet istri. Yah, sebagai konsekuensinya, aku harus menunggu sampe bulukan deh!

Wali Cari Jodoh

Apa salahku Apa salah ibuku
Hidupku dirundung pilu
Tak ada yang mau dan menginginkan aku
Tuk jadi pengobat pilu
Tuk jadi penawar rindu
Tuk jadi kekasih hatiku
Timur Ke Barat
Selatan ke utara

Tak juga aku berjumpa

Dari musim duren hingga musim rambutan

Tak kunjung aku dapatkan

Tak jua aku aku temukan

Oh tuhan inikah cobaan
Reff
Ibu-ibu bapak-bapak

Siapa yang punya anak

Bilang aku

aku yang tengah malu

Sama teman-temanku

karena cuma diriku yang tak laku-laku
Pengumuman-Pengumuman
Siapa yang mau bantu
Tolong aku kasiani aku
Tolong cari diriku kekasih hatiku
Siapa yang mau

Comments

  1. hahahaha...aku dah nonton filmnya..
    umur 30 sudah bingug??tenang aja, ada koq yg lebih dari itu..40 th dan selalu cengar-cengir jika ditanya soal jodoh..kemapanan tak mengindikasikan kita siap menikah..itu terbukti lhoo..:)

    ReplyDelete
  2. Beda tempat, beda pula adatnya. Di tempatku umur 30 udah dipandang aneh! *pengakuan. hahaha

    ReplyDelete
  3. seharusnya siapa yg dapat jodoh duluan biarlah dia menikah duluan meskipun posisinya sbg adik...kan kasihan kalo harus menunggu kakaknya menikah dulu, kalo cepat nikahnya...lah kalo kakaknya ngga nikah2 masa adiknya juga harus mengalami nasib yg sama......

    mudah2an ibumu mau merubah prinsipnya...klo menurut aku ngga salah koq melanggar wasiat itu krn ini utk kebaikan semua....kalo orang dah niat nikah trs dihalang-halangi juga berdosa lochh.....

    maaf ini cuma pendapat pribadi aku aja....maaf klo ngga berkenan

    ReplyDelete
  4. Akunya juga begithu.....

    Tapi lagi-lagi merasa gak enak hati kalo harus nglangkahi kakakku terus. Masa aku terus yang diperhatiin terus.

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungannya. Happy blogwalking!

Popular posts from this blog

Little Talks - Of Monsters & Men (Arti Lagu)

I'm back! Hari ini aku kembali dengan sebuah lagu yang gak tahu kenapa, aku menyukainya karena videonya menurutku keren banget. Selain itu, alasan kenapa aku menyukai lagu ini juga ternyata setelah didengarkan beberapa kali, ternyata liriknya enak sekali. Iramanya juga asyik, videonya juga menarik.   Menurutku, Little Talks - Of Monsters & Men ini bercerita tentang sebuah pasangan dalam percintaan. Lagu-lagu bertemakan cinta memang asyik banget untuk didengarkan, dan lagu ini juga bercerita tentang itu. Tapi sayangnya, sekali lagi lagu ini tentang hubungan yang nasibnya hidup segan, mati tak mau alias sedang dalam status rumit githu. Sang cewek menginginkan untuk mengakhiri hubungannya yang dinilai tak seindah dulu, sehingga dia mengharapkan sebuah cinta yang baru, yang memberikannya arti sebuah cinta seperti yang dia mau. Tapi masalahnya, sang cowok tidak mau melepaskan begithu saja. Dia terus berharap agar hubungannya terus berjalan seperti sedia kala.   ...

Kembali Untuk Mengeluh

Lama tidak ada kabar. Blog ini seperti sudah tidak berpenghuni ya.... Baru kemarin saya ingat kalau punya blog ini. Seandainya tidak ingat akan seseorang dan kenangan tentangya, mungkin saya juga akan melukapan blog ini entah sampai kapan. Dan sekarang saya jadi kangen untuk menulis di blog ini lagi. Saya tidak yakin akan menulis apa pada blog ini. Setelah lama vakum, saya juga bingung mau mengisi tulisan tentang apa. Tapi sepertinya kembali ke khittah, bahwa blog ini adalah tempat curhatan dan keluh kesah saya. Mungkin isinya akan lebih banyak kegalauan-kegalauan seperti biasa, yang tidak jelas maunya apa. Entahlah! Ingin menulis keluargaku, saya tidak yakin harus menceritakan masalah keluarga. Saya tidak ahlinya. Saya suka tulisan tentang patah hati, meski tidak ada hubungan dengan saya, tapi ngalir saja kalo nulis tentang patah hati. Kadang suka iri dengan blogger yang bisa cerita panjang lebar tentang apa yang dipikirkan, saya pasti kesulitan. Jadi saya hanya akan nulis se...

Sebulan Menjadi Ayah

Sebuln lebih saya tidak menengok blog ini. Stelah menegok sebentar, ternyata ada perubahan tampilannya. Sempat sedikit binggung juga sebenarnya, tapi tak sampai 15 menit untuk langsung memahami. Ternyata memang ada sedikit perubahan, lebih mudah menurutku. Btw, sebenarnya sudah berhari-hari ingin membuat tulisan lagi. Tapi karena kesibukan dan keramaian aktivitas beberapa hari ini, keinginan untuk menulis jadi terhambat sedikit. Mumpung hari ini ada luang, saya coba-coba lagi buat ngepost dan mengupdate blog. Kasihan, lama punya blog kok malah tak terjamah. Pengen cerita banyak sebenarnya, tapi khusus hari ini mulai dari ini saja dulu. Postingan lainnya mungkin akan sedikit flashback, karena pengalamannya banyak yang sudah terjadi. Khusus hari ini, saya ingin cerita tentang pengalaman menjadi seorang ayah bagi putri saya, Zara. Yup, saat ini status saya memang sudah berubah, dari sendiri menjadi berdua. Dari berdua, menjadi bertiga. Orrang ketiga yang hadir di kehidupan...