Skip to main content

Berat Badanku Masih Kurang

Selamat pagi, blogger. Selamat menjalani hari Jum'at ya.....

Well, aktifitas pagi yang baru-baru ini menjadi bagian dari bangun pagi Riu adalah membuka halaman web portal berita. Bukan aktifitas baru sebenarnya, sebelum-sebelumnya juga sudah terbiasa, hanya waktunya saja harus menunggu ke warnet untuk mengakses laman berita. Kalo sekarang sepertinya akan lebih sering. Maklum, gak ada TV di rumah. Biar gak ketinggalan beriita terkini, portal berita adalah salah satu langkah biar gak ketinggalan berita. Sedikit gaya dikit ya.... hehehe... *abaikan*

 
Nah, pagi ini, sembari membaca-baca berita di Kompas.com Riu menemukan sebuah task bar yang sepertinya layak buat di coba. Bagiku ini layak dicoba, secara beberapa waktu lalu Riu juga memposting tentang keberhasilanku menambah berat badan. Untuk membaca ceritaku, klik disini. Lucu  aja sebenarnya. Kalo kemarin pas memposting itu Riu lagi happy karena tahu kalo BBku meningkat, tapi pagi ini pas nyoba-nyoba seberapa ideal BBku, eh ternyata hasilnya mengenaskan. 

Bagaimana tidak mengenaskan coba, masa hasilnya seperti itu sih? *garuk-garuk pala*

Hasil: Berat Badan Anda Kurang

Ah, yang bener saja?  kemarin aja udah mengalami kenaikan satu tingkat, kok ini masih dikatakan kurang. *hening*

Penasaran dengan hasilnya, Riu coba liat bagaimana cara mereka menghitungnya. Dan ternyata, hasilnya adalah.......... *jreng jreng jreng

1. Hitung Kecukupan Kalori
Kebutuhan kalori per hari Anda sebesar 1667.957 Kalori

2. Indeks Massa Tubuh ( BMI )
BMI = 17.156

Klasifikasi BMI ( Body Mass Index ) :
  • < 18,5 berat badan kurang
  • 18,5 sampai 24,9 Ideal
  • 25,0 - 29,9 Berat badan lebih
  • > 30 Obesitas
Setelah anda mengetahui total kebutuhan kalori dan BMI Anda, langkah selanjutnya adalah menyesuaikan kalori dengan asupan makanan serta olahraga Anda. Hitungannya sederhana: Untuk menjaga berat badan, Anda harus mengonsumsi kalori sebanyak yang dianjurkan. Jika ingin menurunkan berat badan, maka anda harus menciptakan "defisit kalori" dan sebaliknya untuk menaikkan berat bedan, Anda harus menambah kalori dari konsumsi yang dianjurkan.                                    
Ola la laa..... ternyata bener-bener mengenaskan. Sepertinya memang butuh tenaga ekstra buat meningkatkan BB ya....

Oke, segini aja dulu postingan hari ini. Dari kearin bingung mau posting tentang apa, untungnya pagi ini ada 'sesuatu' yang dapat dibagi buat nambah-nambah jumlah bacaan di blog ini. Kalo ingin tahu berapa berat ideal kamu, kilk Disini. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba ya.....

Comments

  1. Haduuh...gue ke TKP dah, harap2 cemas niih gue, secara badan gue juga begeng (siapa tanya) :D

    banyak2 makan sambel boss, biar ideal BBnya... hihiiii

    ReplyDelete
  2. Mudah2an over weight. hahaha

    Emang bisa kalo makan sambel? aku gak doyan sambel gimana....

    ReplyDelete
  3. wajar masih lajang sob,, soo blum ada yg ngurusin,,ntr di pastikan juga gemuk ndirinya alo udh merid

    ReplyDelete
  4. Saya sudah ideal! :D

    Tapi sebenarnya tak masalah, selama badan RIU bugar. :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungannya. Happy blogwalking!

Popular posts from this blog

Little Talks - Of Monsters & Men (Arti Lagu)

I'm back! Hari ini aku kembali dengan sebuah lagu yang gak tahu kenapa, aku menyukainya karena videonya menurutku keren banget. Selain itu, alasan kenapa aku menyukai lagu ini juga ternyata setelah didengarkan beberapa kali, ternyata liriknya enak sekali. Iramanya juga asyik, videonya juga menarik.   Menurutku, Little Talks - Of Monsters & Men ini bercerita tentang sebuah pasangan dalam percintaan. Lagu-lagu bertemakan cinta memang asyik banget untuk didengarkan, dan lagu ini juga bercerita tentang itu. Tapi sayangnya, sekali lagi lagu ini tentang hubungan yang nasibnya hidup segan, mati tak mau alias sedang dalam status rumit githu. Sang cewek menginginkan untuk mengakhiri hubungannya yang dinilai tak seindah dulu, sehingga dia mengharapkan sebuah cinta yang baru, yang memberikannya arti sebuah cinta seperti yang dia mau. Tapi masalahnya, sang cowok tidak mau melepaskan begithu saja. Dia terus berharap agar hubungannya terus berjalan seperti sedia kala.   ...

Kembali Untuk Mengeluh

Lama tidak ada kabar. Blog ini seperti sudah tidak berpenghuni ya.... Baru kemarin saya ingat kalau punya blog ini. Seandainya tidak ingat akan seseorang dan kenangan tentangya, mungkin saya juga akan melukapan blog ini entah sampai kapan. Dan sekarang saya jadi kangen untuk menulis di blog ini lagi. Saya tidak yakin akan menulis apa pada blog ini. Setelah lama vakum, saya juga bingung mau mengisi tulisan tentang apa. Tapi sepertinya kembali ke khittah, bahwa blog ini adalah tempat curhatan dan keluh kesah saya. Mungkin isinya akan lebih banyak kegalauan-kegalauan seperti biasa, yang tidak jelas maunya apa. Entahlah! Ingin menulis keluargaku, saya tidak yakin harus menceritakan masalah keluarga. Saya tidak ahlinya. Saya suka tulisan tentang patah hati, meski tidak ada hubungan dengan saya, tapi ngalir saja kalo nulis tentang patah hati. Kadang suka iri dengan blogger yang bisa cerita panjang lebar tentang apa yang dipikirkan, saya pasti kesulitan. Jadi saya hanya akan nulis se...

Sebulan Menjadi Ayah

Sebuln lebih saya tidak menengok blog ini. Stelah menegok sebentar, ternyata ada perubahan tampilannya. Sempat sedikit binggung juga sebenarnya, tapi tak sampai 15 menit untuk langsung memahami. Ternyata memang ada sedikit perubahan, lebih mudah menurutku. Btw, sebenarnya sudah berhari-hari ingin membuat tulisan lagi. Tapi karena kesibukan dan keramaian aktivitas beberapa hari ini, keinginan untuk menulis jadi terhambat sedikit. Mumpung hari ini ada luang, saya coba-coba lagi buat ngepost dan mengupdate blog. Kasihan, lama punya blog kok malah tak terjamah. Pengen cerita banyak sebenarnya, tapi khusus hari ini mulai dari ini saja dulu. Postingan lainnya mungkin akan sedikit flashback, karena pengalamannya banyak yang sudah terjadi. Khusus hari ini, saya ingin cerita tentang pengalaman menjadi seorang ayah bagi putri saya, Zara. Yup, saat ini status saya memang sudah berubah, dari sendiri menjadi berdua. Dari berdua, menjadi bertiga. Orrang ketiga yang hadir di kehidupan...