Skip to main content

Think Globally, Act Locally. Go Green INDONESIA KU!

Baru saja aku ingat sesuatu, seorang teman, dia blogger juga, yang baru-baru ini mengadakan sebuah event giveaway yang saat ini marak di dunia per-bloggeran. Nah, hari ini ceritanya aku juga mau ikutan. Bukan karena kami seorang teman blogger, bukan. Bukan pula karena mengharap hadiah buku, yang  sebenarnya aku juga pengen itu. Aku mengikuti acara giveawaynya lantaran  hari ini moodku tiba-tiba aja nyantol ke acara go green yang beberapa kali aku liat iklannya di beberapa kota sepulang dari Surabaya kemarin.

Hmm....  jadi ingat cerita lama, saat aku masih kecil dulu. Dulu, dulu sekali, suasana di kampungku (aku anak kampung lho...) masih terasa aroma udara segar dan sawah yang hijau, pepohonan banyak berjajar di pinggir jalan. Tapi beberapa tahun setelah kepergianku ke kota Surabaya, saat balik ke kampung halaman, suasana seperti itu tak kudapati lagi. Kemanakah suasana itu? kenapa sekarang udara semakin buruk, udara semakin panas, polusi dimana-mana? Salah jika aku menyalahkan orang-orang, karena saat ini yang diperlukan adalah tindakan nyata untuk mencegah semakin ekstrimnya perubahan iklim itu. Karena perubahan-perubahan yang sangat ekstrim itu, kita butuh sesuatu yang dapat mengembalikan semuanya. Meski butuh waktu yang lama, tapi kita harus melakukannya demi anak cucu kita.

Ada beberapa tips yang bisa digunakan untuk menghambat dan mencegah perubahan iklim secara ekstrim,

Pertama, gunakan air seperlunya. Kita tahu, air adalah sumber kehidupan yang makin hari makin berkurang. Sering kita dengar, wilayah-wilayah di Indonesia yang dilanda kekeringan. Karena itu, mari gunakan  air seperlunya saja.

Kedua, Tanam satu pohon untuk anak cucu kita. Ini adalah satu bakti kita kepada ibu Pertiwi Indonesia, sekaligus bukti cinta kita pada anak cucu kita. "Tanam satu pohon. Jangan Tunda, Sampe Lupa".

Ketiga,
Hindari Kantong Plastik, Gunakan Kantong Kertas. Tahukah kamu, apa bahaya plastik bagi kehidupan kita? 
  1. Menghambat laju air dan membuat banjir kalau dibuang sembarangan. 
  2. Bila kita membakar sampah plastik, akan menghasilkan asap beracun yang berbahaya bagi kesehatan, memicu penyakit kanker, hepatitis, pembengkakan hati, gangguan sistem saraf dan memicu depresi. 
  3. Membutuhkan waktu 1000 tahun agar plastik dapat terurai oleh tanah secara terdekomposisi atau terurai dengan sempurna. 
  4.  Kegiatan produksi plastik membutuhkan sekitar 12 juta barel minyak dan 14 juta pohon setiap tahunnya. waw kebayang ga sahabat berapa banyak lagi pohon yang haus ditebang untuk menjadi sesuatu yang akhirnya merusak juga.
Ingin tahu tindakan nyata lain selain menggunakan kantong dari kertas? baca artikel Selamatkan diri dan bumi kita dgn cara yg sederhana! Tulisannya menginspirasi kita untuk melakukan penyelamatan bumi dari bahaya global warming.

Keempat, Earth Hour: Matikan Lampu 1 Jam. Perubahan iklim adalah ancaman serius terhadap kehidupan di muka bumi. salah satu cara mengurangi dampaknya adalah dengan perubahan gaya hidup sehari-hari. harus ada contoh sederhana yang mudah dilakukan, yaitu matikan lampu dan alat elektronik yang sedang tidak dipakai!


Mari kita mensupport & mensukseskan ajakan untuk Hidup Lebih HIJAU, Lebih BERSIH & STOP Global Warming. Berikanlah hadiah termahal untuk anak cucu kita, Dunia Bebas Polusi. Hadiah ini bisa kita berikan tanpa harus keluar uang sepeser pun. Hanya dari diri kita untuk kebahagiaan dan kesehatan keturunan kita. Mari kita lakukan perubahan, demi kehiduan anak cucu kita.

Ayo...terus suarakan, Go Green INDONESIA KU untuk Indonesia lebih hijau & bersih.


Think Globally, Act Locally.
Go Green INDONESIA KU!



foto 1 & 2
 ****



Comments

  1. alhamdulillah, desaku masih lumayan hijau cuman hutannya dah mulai habis jd sawah/ladang.
    jangankan matikan lampu satu jam, kadang seharian penuh listrik ga nyala :P

    ReplyDelete
  2. Dari kampung juga, Je? sama dong dengan aku.

    Sesama anak kampung, tahulah gimana keadaannya. Cuma aku tinggal jauh dari hutan, jadi bukan anak rimba, gak tau kabar hutannya gimana.

    Kenapa listrik seharian gak nyala> blm ada listrik, ato karena apa?

    ReplyDelete
  3. aku juga anak kampung loh walau sekarang kotaku mau (rencana jadi ibukota malang) tapi tetap aku orang kampung walau sekarang aku ada dijakarta, dan sekolahnya dikota tapi tetap aku adalah orang kampung #maksa

    kalau masalah matikan lampu kantorku udah pernah mematikan lampu bahkan 5 jam (buat mbenerin listrik AC)
    :D

    tapi tetap #GoGreenIna
    hag hag hag hag

    ReplyDelete
  4. Mottonya kayak slogan ospek universitasku dua tahun lalu~ :D

    ReplyDelete
  5. @Nasrul : Tau kok, aku kan berpengetahuan. Tahu banget kalo situ orang kampung, jadi ya begithulah...

    Sesama orang kampung harus saling pengertian ya....
    Harus saling mengasihi, gak boleh tengar, gak bolek gondok-gondokan!
    Eh, emang kampungmu mana, Rul?

    Go Green Indonesiaku?

    ReplyDelete
  6. @ok sobat,, trims sdh berpartisipasi,, ya,,:)

    ReplyDelete
  7. Anything for you, bro.

    Pilih punyaku jadi pemenangnya ya.... *kedip-kedip*

    Eh, gak boleh KKN ya.... maap, kirain boleh githu. hehehe

    ReplyDelete
  8. biasalah mati lampunya kadang kebangetan

    ReplyDelete
  9. Ehm jadi rindu rumah. (T^T disanakan masih hijau. Apalagi masih pake petromax lampunya.

    ReplyDelete
  10. @AJe: Masih musim ya mati lampunya? Perasaan setelah di pimpin ama Dahlan Iskan masalah PLN udah membaik.

    Tapi gak tau juga sih, kali aja setelah sekarang ditinggal pergi jadi Mentri BUMN, PLN kembali lagi. Semoga tidak, ya....

    Sedia lilin, sob. Biar gak takut gelap. hehehe

    ReplyDelete
  11. @Kak Rin rumahnya mana? kapankapan posting tentang kampung halaman dong.... biar tau gimana suasana kampungnya. :)

    ReplyDelete
  12. Desaku masih hijau, tapi sawah mulai berkurang karena di jadikan pemukiman. Btw, salam kenal and Go Green:)

    ReplyDelete
  13. Salam kenal juga ya...

    Sama seperti desaku, sudah banyak area persawahan yang berkurang karena berubah menjadi kawasan industri dan pemukiman.

    Penduduk dunia semakin banyak, harus melakukan go green supaya tidak terjadi global warming.

    Go Green Indonesiaku!

    ReplyDelete
  14. Aq blm ada ide buat nulis giveaway ini. -.-"

    Sukses ya, Riu.. hehe

    eh ya.. kok lama ga nulis buku?

    ReplyDelete
  15. Tunggu seminggu lagi, ada buku baru kok.

    Tapi kali ini memang lagi males sih.... gak tau, ilang mood. Pengennya ngeblog mulu. *sadar*

    btw, bukumu makin bnayakya.....

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungannya. Happy blogwalking!

Popular posts from this blog

Little Talks - Of Monsters & Men (Arti Lagu)

I'm back! Hari ini aku kembali dengan sebuah lagu yang gak tahu kenapa, aku menyukainya karena videonya menurutku keren banget. Selain itu, alasan kenapa aku menyukai lagu ini juga ternyata setelah didengarkan beberapa kali, ternyata liriknya enak sekali. Iramanya juga asyik, videonya juga menarik.   Menurutku, Little Talks - Of Monsters & Men ini bercerita tentang sebuah pasangan dalam percintaan. Lagu-lagu bertemakan cinta memang asyik banget untuk didengarkan, dan lagu ini juga bercerita tentang itu. Tapi sayangnya, sekali lagi lagu ini tentang hubungan yang nasibnya hidup segan, mati tak mau alias sedang dalam status rumit githu. Sang cewek menginginkan untuk mengakhiri hubungannya yang dinilai tak seindah dulu, sehingga dia mengharapkan sebuah cinta yang baru, yang memberikannya arti sebuah cinta seperti yang dia mau. Tapi masalahnya, sang cowok tidak mau melepaskan begithu saja. Dia terus berharap agar hubungannya terus berjalan seperti sedia kala.   ...

Kembali Untuk Mengeluh

Lama tidak ada kabar. Blog ini seperti sudah tidak berpenghuni ya.... Baru kemarin saya ingat kalau punya blog ini. Seandainya tidak ingat akan seseorang dan kenangan tentangya, mungkin saya juga akan melukapan blog ini entah sampai kapan. Dan sekarang saya jadi kangen untuk menulis di blog ini lagi. Saya tidak yakin akan menulis apa pada blog ini. Setelah lama vakum, saya juga bingung mau mengisi tulisan tentang apa. Tapi sepertinya kembali ke khittah, bahwa blog ini adalah tempat curhatan dan keluh kesah saya. Mungkin isinya akan lebih banyak kegalauan-kegalauan seperti biasa, yang tidak jelas maunya apa. Entahlah! Ingin menulis keluargaku, saya tidak yakin harus menceritakan masalah keluarga. Saya tidak ahlinya. Saya suka tulisan tentang patah hati, meski tidak ada hubungan dengan saya, tapi ngalir saja kalo nulis tentang patah hati. Kadang suka iri dengan blogger yang bisa cerita panjang lebar tentang apa yang dipikirkan, saya pasti kesulitan. Jadi saya hanya akan nulis se...

Sebulan Menjadi Ayah

Sebuln lebih saya tidak menengok blog ini. Stelah menegok sebentar, ternyata ada perubahan tampilannya. Sempat sedikit binggung juga sebenarnya, tapi tak sampai 15 menit untuk langsung memahami. Ternyata memang ada sedikit perubahan, lebih mudah menurutku. Btw, sebenarnya sudah berhari-hari ingin membuat tulisan lagi. Tapi karena kesibukan dan keramaian aktivitas beberapa hari ini, keinginan untuk menulis jadi terhambat sedikit. Mumpung hari ini ada luang, saya coba-coba lagi buat ngepost dan mengupdate blog. Kasihan, lama punya blog kok malah tak terjamah. Pengen cerita banyak sebenarnya, tapi khusus hari ini mulai dari ini saja dulu. Postingan lainnya mungkin akan sedikit flashback, karena pengalamannya banyak yang sudah terjadi. Khusus hari ini, saya ingin cerita tentang pengalaman menjadi seorang ayah bagi putri saya, Zara. Yup, saat ini status saya memang sudah berubah, dari sendiri menjadi berdua. Dari berdua, menjadi bertiga. Orrang ketiga yang hadir di kehidupan...