Friday, December 2, 2011

I Don't Hate You, I Just...

Dalam hidup, pasti ada satu kali atau beberapa kali kita akan bertemu dengan orang yang kita benci. Entah karena sifatnya, atau karena kelakuannya. Aku pun pernah mengalaminya, membenci seseorang karena satu alasan dan seharusnya aku sudah melupakan satu alasan itu karena itu sudah lama berlalu.  

Aku ingin, ingin sekali melupakan masa terburuk dalam hidupku itu, tapi setiap aku mengingat itu, perasaan benci selalu muncul di hatiku.

Aku ingin membuka lembaran baru hubunganku dengannya, lembaran baru seperti pertama kali aku bertemu dan mengenalnya. Tapi sayangnya aku tak bisa. Terlalu banyak luka, terlalu banyak hati yang tersakiti olehnya.

Meski aku sudah memaafkan kesalahannya, memaafkan segala apa yang pernah diperbuatnya, tapi untuk memulai hubungan lagi dengannya, sepertinya aku tak mampu. Aku memilih untuk tetap berdiri dalam area nyamanku, karena aku tak mau terluka seperti luka yang pernah diperbuatnya padaku.

Aku bisa memaafkan, bisa melupakan, tapi untuk memulai hubungan baru, sekali lagi, aku tak mau.

I don't hate you, I just... never mind... I hate you.


29 comments:

  1. forgive is not forget
    tapi ada juga yang bilang, jika kamu belum bisa menjalin hubungan baik lagi dengannya, melupakan semua yang telah berlalu dan memulai semua dari awal, berarti kamu belum memaafkan sepenuhnya.

    yahh,. apapun itu maknanya, lakukan yang paling membuatmu nyaman saja :)

    ReplyDelete
  2. Menyimpan perasaan benci membuat jiwa semakin gersang..Panas tanpa ada kesejukan.. Kenang kebaikan orang yg kita benci, mungkin bisa menghapus secara perlahan rasa benci itu :D

    ReplyDelete
  3. @armae:

    Sebenarnya sudah lama aku gak memikirkan dan melupakan apa yang pernah ia lakukan padaku. Tapi tiba-tiba saja dia hadir kembali di hidupanku.
    Aku sudah membuang jauh-jauh segala ttg dia, meski bertemu, aku juga gak kepikiran lagi perbuatannya. Tapi kali ini dia mencoba mengusik lagi kehidupanku yang sedang berjalan normal lagi.
    Gak rela rasanya jika harus terusik lagi jika dia masuk kembali dalam kehidupanku.

    ReplyDelete
  4. @Eel Pecidasase :

    Tentu saja kebaikannya akan selalu aku kenang. Tapi kalo hari-hariku akan jadi mimpi buruk lagi karena ulahnya, AKU TAK RELA.

    ReplyDelete
  5. Aku lebih suka mengakhirinya dengan... Never mind

    ReplyDelete
  6. i hate you, i hate you (kek sinetron aja)

    ReplyDelete
  7. ambil himahnya. semoga kedepannya bisa lebih baik lagi semuanya.

    ReplyDelete
  8. Perlu memikirkan alternatif lain untuk memulai hubungan yang baru tapi dengan yang lainnya.

    ReplyDelete
  9. Hihih jiee jiee,
    man forget but never forgive :D :D

    ReplyDelete
  10. @Kak Rin:

    Sama aja. Itu juga nver mind. Cuma ditegaskan aja. :)

    ReplyDelete
  11. @Nasrul:

    Emang kita lagi hidup di negri sinetron kaleeee...

    ReplyDelete
  12. @panduan belajar blog:

    amiiiinnnnn..... semoa aku bisa ya... amin. :)

    ReplyDelete
  13. @Risah:


    Ini bukan tentang mantan kaleeeee....
    ini ttg seseorang yang dulu pernah deket, kemudian menjauh. Yang jelas bukan mantan. :P

    ReplyDelete
  14. wah, baru pertama kali nih baca blognya. Langsung disambut sama curhatan sedih begini ya, hehehehe. Tapi pas lagi meresapi curhatannya, tiba2 aja liat ada foto Sri Mulyani lagi nyengir, langsung kaget tiba2 aja gitu, kekekekeke….

    ReplyDelete
  15. Mmmm... jarang berkunjung ke blogku sekarang, galau ya, terutama kalo dengerin lagu La Luna.

    Berprasangka baik pada Allah, bahwa semua itu karena demi kabaikan Riu sendiri.

    Jangan sampai hidup di dunia sedih, di akhirat lebih sedih lagi. Ada proses menghilangkan kesedihan dengan hipnoterapi. Tapi bila Allah sudah memberikan ketenangan, semua mudah dijalani.

    Kalo sudah seperti melihat surga, sungguh, dunia tidak ada artinya lagi. Apapun akan kita lakukan untuk merasakan nikmat karena mendapatkan kasih sayang Allah

    ReplyDelete
  16. pergilah kau pergi dari hidupku
    numpng nyanyi ya om

    ReplyDelete
  17. "Andai saja...lukamu seperti lukaku.." [SO7 - Mudah Saja]

    ReplyDelete
  18. @Viera:

    Maaf yeee... gak ada niatan buat curhat segini parahnya. Cuman kemaren tuh emang lagi gak enak ati aja, ada orang di masa lalu datang lagi. Takut ngerusah suasana hati aja lagi.

    Maaf juga kal aku pasang fto itu. Hanya salah satu pengagum dia aja nih....

    ReplyDelete
  19. @Nuel:

    Bukan galau, bukan juga ngomongin cewek mantan. Ini ttg seseorang yang pernah ngebuat aku down banget karena tindakan dan perbuatannnya.
    Jadi gak ada galau, gak ada mantan cewek yeeee

    ReplyDelete
  20. @Mbak Ami:

    Kalo postng baru, aku dimention dong di twitter. Insyallah pasti ammpir.
    Sekarang memang gak pernah mampir karena gak pernah ada yang muncul di dashbor, jdnya gak tau.
    Maaf yaaa....

    ReplyDelete
  21. @Aje:

    Silahkan, Je. Tapi maaf, gak ada uang receh nih.... gak boleh marah ya....

    ReplyDelete
  22. ternyata bener juga puisi ini:

    "sejak dulu beginilah cinta, penderitaannya tiada pernah berakhir"

    ReplyDelete
  23. Heehehe, inget jaman muda dulu. haha
    .
    ndengerin lagu i will survive mas, cocok tuh buat keadaan ini. hehe

    ReplyDelete
  24. Forgive not forget...even never mind, situasinya tak akan lagi sama. HUbungan yang terjalin selanjutnya dalam frame yang menyesuaikan lagi tentunya...

    ReplyDelete
  25. kalo saya sih selalu berprinsip: FORGIVE BUT NOT FORGET..

    hehe... memaafkan sih tapi jangan dilupakan (untuk pelajaran kita)..

    hehe.. *sok bijak nih gueehh..
    HAHAA

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungannya. Happy blogwalking!