Menunggu Sebuah Moment dan Kesempatan
Kadang, di tengah semua kebingungan ini, justru rasa kasihan yang lebih dulu datang. Entah kenapa aku sering membayangkan, jika memang selama ini ada upaya-upaya kecil untuk menarik perhatianku, betapa melelahkannya berada di posisi itu. Betapa melelahkannya terus berusaha terlihat, sementara orang yang ingin dilihat justru memilih berpura-pura sibuk dengan dunianya sendiri. Barangkali aku sedang terlalu banyak berasumsi. Barangkali semua itu memang hanya cara pikirku yang gemar menyusun cerita dari potongan-potongan peristiwa. Namun, kalau pun dugaanku benar, aku kadang merasa tidak enak juga. Sebab aku tahu rasanya menunggu. Aku sudah cukup lama menunggu dua pesan yang tak pernah mendapat balasan. Menunggu sebuah sapaan yang tak pernah benar-benar datang. Menunggu keberanian yang selalu terasa hanya tinggal selangkah lagi, tetapi tidak pernah sampai. Menunggu ternyata melelahkan. Dan kalau memang ia juga sedang menunggu sesuatu dariku, mungkinkah suatu hari nanti ia akan merasakan le...