"Dari tadi yang ada di otakku kamu terus. Huh, efek falling in love atau apa pula ini? hehe" tulis dia dalam sebuah chat. Obrolan kita terus berlanjut dan tak ingin jauh walau untuk sementara. Itu yang aku rasa, dan dia pun sepertinya punya rasa yang sama. "Kok? gak usah dipikirkan. Kan aku udah jadi milikmu." balasaku, kemudian aku tersenyum. "Kayak barang aja milikku. hahaha" Aku biarkan pesannya, aku sibuk dengan aktivitas bloggingku. Tak bermaksud mencuekkan, hanya membiarkan rehat sebentar. Jujur, jangankan dia, aku yang disini pun merasakan apa yang dia rasa. Dalam pikiranku yang ada hanya dia. Aku sering jatuh cinta, tapi kalo rasa cinta yang seperti ini, sepertinya hanya dia yang bisa. Aku benar-benar tergila-gila kepadanya. Aku tlah jatuh cinta padanya. Iya, jatuh cinta padanya. "Iya, makasih atas pengertiannya, aku juga berharap kamu juga ngrasain apa yang aku rasa. hehe" ketiknya lagi. Aku tersenyum, 'tanpa...