Skip to main content

Posts

Showing posts with the label leutika leutika prio

Long Distance Friendship: Menjadi temanmu, adalah indah

Telah Terbit !! Long Distance Friendship Penulis: Abrar Rifai, Fiani Gee, Naqiyyah Syam, Arif Zunaidi, dkk. Kategori: True Stories ISBN: 978-602-225-014-2 Terbit: Juli 2011 Tebal: 374 halaman Harga: Rp. 67.700,00 Deskripsi penulis : Buku ini ditulis oleh 102 penulis yang kebanyakan, aktif mengikuti lomba-lomba di jejaring sosial bernama facebook. Tema yang umum mengenai pertemanan, mampu merangkum penulis-penulis dari banyak jenjang dan usia. Beberapa penulis telah tergabung dalam satu komunitas penulis. Namun ada pula penulis yang belum terlibat dalam komunitas kepenulisan. Selain itu, di antara teman-teman penulis yang sudah menulis buku sendiri, antologi cerpen, artikel dan puisi, tidak menghalangi penulis lain yang menyebut dirinya baru belajar menulis. Sehingga inilah buku antologi pertama mereka. Semoga dengan terbitnya buku ini. Mampu memicu dan memacu semangat penulis-penulis yang juga merasa baru belajar untuk tetap menuliskan apa yang mereka ingin tuliskan deng...

Sorry Jek, aku ‘gak bakal ketipu (lagi)!!!

Bukuku Telah terbit di LeutikaPrio!!! (Lagi) Pernah tertipu?? apapun bentuk dan caranya (baik langsung ataupun tidak langsung) pastilah bikin jengkel, marah, pengen ngamuk dan nangis bombay. Kok tega bener si penipu? Kita uda seneng banget ketiban durian monthong eh ternyata yang jatuh durian busuk, kopong pula. Hiks! Nah, ini salah satu bukuku yang berisi engalamanku ketika kena tipu. Tertiu seerti apakah? beli ya...... Judul : Sorry Jek, aku ‘gak bakal ketipu (lagi)!!! Penulis : Arumanis, dkk Tebal : iv + 65hlm ISBN : 978-602-9079-36-4 Harga : Rp 23.700,- Sinopsis : “Mas, ini hadiah gratis buat Mas,” kata seorang karyawan berkemeja rapi di mal. Wah, hadiah gratis nih. Kesempatan yang tidak boleh dilewatkan! ujarku dalam hati. “Ok, silakan ikut saya Mas. Tolong isi dulu formulirnya buat pengambilan hadiah gratisnya,” katanya dengan tersenyum. Aku menurut saja, toh cuma mengisi formulir. Tak lama kemudian, karyawan itu kembali dengan muka tersenyum. “Baik Mas, in...