Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Kisah klasik

That Man Is Me?

Masih tentang kisahku yang terjadi beberapa hari yang lalu. Ceritanya aku sedang ngrumpi bareng temen-temen tentang fenomena yang terjadi di masyarakat kita, bahwa banyak orang di luar sana (red: di masyarakat), meski mereka tidak bisa bersatu, dipisahkan oleh sesuatu, perasaan suka tetap saja tumbuh di hati mereka. Meski tak bisa hidup bersama, hati masih setia dan berdoa demi kebahagiannya. Saat aku ngomong seperti itu, sebenarnya aku tidak berfikir bahwa itu akan berbalik ke arahku. Ternyata, setelah aku ngomong seperti itu, ada beberapa yang aku tidak tahu mengapa, tiba-tiba mata mereka berkaca-kaca sambil menunjuk ke arahku, "curhat... curhat....". Berkaca-kacanya udah kayak orang nagis githu. Dari beberapa yang tidak tahu maksud dari perkataanku, setelah ada yang mengingatkan kisahku, akhirnya semua pada tahu. Aku yang tidak sadar bahwa kata-kata itu juga merujuk ke aku, jadi salah tingkah, "kok aku ngomong gini sih?" kataku dengan pipi bersemu me...

Semua Butuh Proses

Empat bulan setelah kepergiannya, boleh dikata, perasaanku mulai menghilang kepadanya. Mulai dari tidak bisa menerima kenyataan yang ada, hingga harus menerima pil pahit karena tidak bisa berbuat apa-apa untuk merubah sesuatu. Dan kini, akhirnya segala rasa tentangnya hilang dengan berlahan-lahan. Jujur, belum bisa seluruhnya, tapi saya yakin, berlahan-lahan perasaan saya akan hilang kepadanya. Semua butuh proses. Tak mungkin serta-merta perasaan itu hilang begitu saja sesuai keinginan saya. Butuh waktu, kan? Saya yakin, ketika saatnya tiba nanti, ini akan menjadi kisah klasik perjalananku dalam mengarungi dunia ini. Wish me luck! *Foto