Skip to main content

Posts

Showing posts with the label kata hati

Ini Masalah Moment yang Tepat

Saya menyukai seseorang. Sudah lama sebenarnya, tapi sayanya saja yang gak menemukan moment yang tepat. Saya gak yakin sebenarnya, apakah ini orang yang tepat atau tidak. Tiga tahun kayaknya saya mengenalnya, dan selama itu pula tidak terjadi apa-apa di antara kita. Kadang memang saling goda, hanya sekedar obrolan saja. Tak lebih. Selebihnya, saya hanya lebih memilih untuk diam. Diam-diam memerhatikan. Hahaha Cintaku bukan cinta yang menggebu-gebu. Kadang suka, kadang biasa saja. Kadang saya suka, kadang sangat membencinya. Cintaku itu tergantung mood. Anehnya pake banget. Saya juga gak ngerti kenapa bisa seperti itu. Tapi asli, saya mengalami cinta seperti itu. Sekarang saya juga bingung, bingung mau ngapain. Pengennya berterus terang. Tapi ketika saya akan berterus terang, saat itu pula rasa sukaku ilang kepadanya. Dan itu tidak hanya sekali atau dua kali terjadi, tapi sudah berkali-kali dalam setahun ini. Mencari moment yang tepat, tapi tetep gak nemu momentnya. Selalu saja ...

Dilema : Memilih Untuk Tidak Memilih.

Aku benci saat-saat seperti ini. Ketika hidup berada di masa-masa yang tidak bisa dibilang muda lagi. Pertanyaan-pertanyaan "kapan? kapan? dan kapan?" lebih sering aku dengar. Mereka tidak tahu, betapa mereka telah menyakiti aku. Aku dulu tidak seperti ini. Selalu ada untuk memilih, siapapun mereka, tanpa banyak alasan yang melatarinya. Sekarang? setiap pilihan harus ada alasannya. Menimbang layak dan tidak layak, bagus dan tidak, bagaimana dan trus bagaimana. Pertanyaan itu selalu datang ketika dihadapkan pada pilihan. Pernah aku mencoba untuk menerima satu saja. Dan aku telah meyakinkan hati untuk menerima, bagaimanapun keadaannya. Tapi ketika hari-H, aku memilih untuk mundur karena ternyata aku tak bisa membohongi hatiku, tak ada rasa dalam hatiku.  Jika rasa saja sudah tak ada, bagaimana aku bisa melanjutkan? ini urusan yang sangat panjang. Pilihan untuk hidup bersama bukan waktu yang sekejap saja, tapi hingga akhir hayat menutup mata. Jika saja rasa tak a...

Lelah, Butuh Semangat Baru

Aku hanya lelah saja. Aku butuh istirahat sekarang. Entahlah, aku tak tahu penyebabnya. Sejak semalam udah feel bad, uring-uringan, pengen marah dan pengen teriak sekeras-kerasnya. Aaaaargh!!! Mencari-cari apa yang salah dengan hidupku, tapi tak ku temukan salah itu dalam diri. Tiba-tiba saja, sepulang dari ma'had semalem langsung badmood. Saat ini yang ku ingat adalah sebuah kata-kata teman yang menggambarkan siapa aku, "Seorang laki-laki sekuat apapun, sekaya apapun, sepintar apapun, mereka tetap seperti anak-anak, cepat marah, cepat menyesal dan kembali berdamai. Saat ia mulai sadar, ia akan mulai terlihat cengeng. Itulah sebabnya orang jarang melihat tangisan lelaki. Sebaliknya, perempuan meski ia masih beranjak remaja, perempuan adalah calon-calon ibu yang menjadi sandaran kaum lelaki, ia begitu tangguh." Inilah masalah yang terjadi, EMOSI naik turun sering terjadi. Butuh semangat baru. Kisah lama tlah ku putuskan untuk menutupnya. Terlalu lelah aku menunggunya....