Status kami "sedang rumit". Kita benar-benar seperti orang yang baru saja bertemu. Stranger yang satu dengan stranger yang lain. Sama-sama saling curiga. Malu untuk bertegur sapa. Gengsi untuk menyapa lebih dulu. Ego kita sama-sama tinggi sepertinya, atau mungkin egoku yang sudah melebihi ambang batas ? mungkin. Entahlah, mungkin ini hanya aku yang rasa, bukan dia. Tapi sepertinya aku harus mulai menata lagi hubungan kami berdua. Ini mungkin juga karena sifatku, aku selalu mengharapkan dia 24 jam untuk aku, ternyata ini menganggunya. Terlalu berlebihan, mungkin saja. Sedang kasmaran, itu salah satu alasanku kenapa aku selalu berharap dia selalu ada untuk aku. Fine, aku ngerti kalo itu maunya. Aku juga bisa bersikap biasa, karena ini sudah biasa bagiku. Wow, kesanya aku lagi marah bener ya? Tidak, aku gak marah. Aku cuma belum ngerti aja apa yang aku harus lakukan. Setidaknya kemarin, kalo sekarang aku sudah nger...