Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Buku Dear Love

KISAH KISAH CINTA INSPIRATIF (Resensi Dear Love)

KISAH KISAH CINTA INSPIRATIF  (Resensi Dear Love) Istilah flash fiction merupakan kategori fiksi yang tergolong ‘baru’ di tanah air. Meski tidak benar-benar baru ditemukan tapi saat ini flash fiction tengah mencuri perhatian banyak orang, baik pembaca maupun penulis fiksi. Tingginya minat pembaca juga dapat dilihat oleh semakin banyaknya lomba menulis flash fiction saat ini. Kalau ada yang belum tahu, Flash fiction adalah karya fiksi yang sangat singkat, bahkan lebih ringkas daripada cerita pendek. Walaupun tidak ada ukuran jelas tentang berapa ukuran maksimal sebuah flash fiction, umumnya karya ini lebih pendek dari 1000 atau 2000 kata. Semua ini mengacu pada rupa flash fiction yang sepertinya dirancang untuk dibaca sekaligus, langsung habis karena keterbatasan waktu membacanya. Buku dengan judul “Dear Love” ini merupakan salah satu dari karya flash fiction yang merupakan hasil audisi yang te...

Dear Love : Menghubungi cinta-menghubungkan cinta-hubungan cinta

Hidup itu cinta. Cinta itu telah lenyap seiring dengan terusirnya manusia dari firdaus. Untuk menyempurnakan kehidupannya di dunia, manusia harus menciptakan cinta, berdasar pada template Sang Mahacinta, agar hidupnya kembali hidup. Cinta itu menghidupkan hidup manusia. Dalam sejarah hidup manusia, sampai entah kapan pun, manusia harus terus dan terus menciptakan cinta sebagai mahakarya hidupnya di dunia. Dengan mengerahkan segenap daya hidup, akal, nurani dan nafsu, manusia harus terus berusaha menciptakan cinta dalam setiap tarikan nafasnya. Inilah pangkal hidupnya di dunia. Dari dalamnya akan tumbuh buah-buah cinta, yakni segala kebaikan, semua kekuatan, atau apapun yang dapat maupun tidak dapat dipahami oleh bahasa manusia. Tak mengapa. Karena tak semua hal memang dapat dipahami. Itulah kesempurnaan hidup, kesempurnaan cinta. Sangatlah keliru dan tertipu jadinya jika cinta itu hanya menjadi perkara hati. Karena hati adalah misteri Ilahi, ruang diskusi Sang Khalik dengan eksisten...