Skip to main content

Posts

Showing posts with the label kisah cinta

Apakah ini Ancaman?

Beberapa waktu yang lalu saya bertemu dengan orang yang mengenalkan saya dengan perempuan yang baru saya tolak. Saya berusaha menghindarinya, karena males harus menjawab boombardiran pertanyaan-pertanyaannya. Tapi karena tak ada cukup ruang untuk mengelak, akhirnya saya hadapi dia dengan secara jantan. #eh Benar dugaan saya, begitu tahu saya ada disitu, dia langsung membombardir pertanyaan-pertanyaan yang saya sendiri males menjelaskan. Saya jawab seperlunya saja, dan mengabaikan pertanyaan yang menurut saya tak perlu saya jelaskan alasannya. Toh gak ada manfaatnya juga dia mendengar alasanku. Paling-paling juga tetap, saya akan tetap dipaksa untuk menuruti kemauan dia. Dan benar. Stelah saya gak merespon pertanyaan darinya, akhirnya dia bersikukuh bahwa antara saya dan dia adalah pasangan yang pas. Dia sudah memperhitungkan dengan hitungan-hitungan yang bagus menurutnya. Saya tak ngerti, bagus yang seperti apa. Saya tetep pada keyakinan saya, saya gak akan cocok dengannya. Mau diap...

Manut Wae

Kemarin temen sekantor ngirim foto ke Whatsup, nanyain gimana pendapat saya. Saya sendiri gak tahu harus jawab apa. Karena tak jelas gsmbarnya. Tapi setelah dipikir-pikir, saya iyakan saja. Entahlah, saya benar-benar tak punya perasaan saat ini. Sejak dikecewakan dulu itu, saya menghindari apa-apa yang menggunakan hati dan perasaan. Hingga saya terbiasa, tak percaya cinta. Untuk kali ini lagi, saya mengiyakan tawaran temen saya tadi. Meski tanpa rasa, tak ada salahnya mencoba. Toh semua bisa dimulai dari awal kalau kita jadi bersama, kan? Saya sedang mencoba menghilangkan egoku, keangkuhanku. Saya tak bisa terus-terusan sendiri, apalagi dengan keegoisan diri. Membuka hati mungkin baik bagiku. Tuhan menciptakan kita berpasang-pasangan. Jika mencari saya tak menemukannya, mungkin saya memang harus menerima seperti ini, dikenalkan. Bismillah saja. Berddoa hal yang terbaik. Saya manut wae.

Ini Masalah Moment yang Tepat

Saya menyukai seseorang. Sudah lama sebenarnya, tapi sayanya saja yang gak menemukan moment yang tepat. Saya gak yakin sebenarnya, apakah ini orang yang tepat atau tidak. Tiga tahun kayaknya saya mengenalnya, dan selama itu pula tidak terjadi apa-apa di antara kita. Kadang memang saling goda, hanya sekedar obrolan saja. Tak lebih. Selebihnya, saya hanya lebih memilih untuk diam. Diam-diam memerhatikan. Hahaha Cintaku bukan cinta yang menggebu-gebu. Kadang suka, kadang biasa saja. Kadang saya suka, kadang sangat membencinya. Cintaku itu tergantung mood. Anehnya pake banget. Saya juga gak ngerti kenapa bisa seperti itu. Tapi asli, saya mengalami cinta seperti itu. Sekarang saya juga bingung, bingung mau ngapain. Pengennya berterus terang. Tapi ketika saya akan berterus terang, saat itu pula rasa sukaku ilang kepadanya. Dan itu tidak hanya sekali atau dua kali terjadi, tapi sudah berkali-kali dalam setahun ini. Mencari moment yang tepat, tapi tetep gak nemu momentnya. Selalu saja ...