Sesuatu yang sudah kita duga datangnya tapi tak pernah bisa kita sambut dengan baik. Sesuatu itu bernama 'luka'. Kisahku akan terulang. Bukan untuk yang kedua, tapi yang ke tujuh kalinya. Hebat bukan? hehehe... aku sendiri juga kaget saat sadar, ternyata sudah terlalu seringnya terluka, sampai-sampai tidak ada rasanya lagi. Kamu pun pasti juga menertawakan aku, menertawakan banyaknya kisah lukaku. Kadang ingin tertawa untuk setiap kejadian yang telah aku lalui. Ingin bertanya, " Kok bisa ya? Kenapa bisa?" tapi setiap pertanyaan itu aku tanyakan pada diriku sendiri, lagi-lagi aku hanya bisa tersenyum kecut. Itulah aku, meski sudah tahu akan begini ujungnya, sudah tahu bagiamna endingnya, tetap saja ingin mencoba. Lagi, lagi, dan lagi. Dan hasilnya masih sama, terluka. Terkadang, meski sudah siap dengan apa yang bakal terjadi, namanya luka tetap saja membawa trauma tersendiri. Terkadang juga menyalahkan diri sendiri atas ketidak siapan, kenapa harus mencoba lagi k...