Skip to main content

Posts

Showing posts with the label seolah-olah

PENCITRAAN

Pencitraan Sempurna Dalam setiap tindakannya manusia berusaha membangun citranya di hadapan orang lain. Pencitraan wajar terjadi selama manusia itu belum tercerahkan. Ia akan terus hidup dengan imajinasi yang ia buat. Yang masih bingung, apa itu pencitraan, pencitraan itu seperti ini : Everyone wants to look good infront of others, but too much effort will make you look fake. Terkadang, manusia yang suka melakukan pencitraan bermadzab seperti ini : Only lies can make you acceptable into sosiety. Dalam pencitraan, kita bicara soal kejujuran kita yang 'selektif' yang mencoba ditampilkan diri lita sesuai citra yang kita inginkan. Unttk jujur dan apa adanya pun kita sering selektif. Hanya menampilkan yang sesuai 'citra' yang kita inginkan. Menulis diary saja sulit jujur, apalagi menulis di diary publik semacam Twitter, Facebook, bahkan blog ini. Ada yang menganggap, Pencitraan itu dibutuhkan untuk orang yang belum tercerahkan. Padahal, pencitraan itu dilakukan deng...

Poker Face

Malam Natal di Surabaya. Bukan untuk merayakan natal, tapi untuk menghibur diri dari segala ketegangan. Saya teringat kejadian kemarin malam. Entah apa yang terjadi denganmu, bagiku, kau terlihat seolah-olah ingin sembunyi dariku. Ah, saya tak punya kata-kata yang lebih bagus dari itu. Mungkin saya salah menilaimu, tapi kau tak bisa menyembunyikan perasaanmu. Seharusnya saya yang malu bertemu denganmu, bukan kamu. Kau mungkin lupa, atau mungkin pura-pura lupa, tapi aku mengingat semua. Seharusnya saya tak terlalu terbuka dengan perasaanku padamu, tapi kau tahu sendirikan, ketika orang jatuh cinta kau bisa lupa segala-segalanya. Demikian aku, kini akt menyesal telah mengungkapkan perasaanku padanya. Sekarang, aku berusaha keras untuk bisa melupakanmu dan bersikap seolah tak ada apa-apa denganmu. Kau tahu lagu Poker Facenya Lady Gaga? kita sama-sama bertopeng poker face untuk menutupi perasaan-perasaan kita. Aku dengan sandiwaraku, kau dengan kepura-puraanmu, dan dia dengan sikap seolah-...