"Baru juga mau nulis pesan, udah didahului." tulisku pada pesan yanag aku kirim untuknya. Saat aku menulis pesan itu, dia lebih dulu menyapkau dengan sebuah e-motion di pesannya, sebuah senyuman yang menggambarkan kalau dia tengah tersenyum padaku. "Love you, beib." tambahku. aku makin cinta kepadanya. Tiap hari, rasa cintaku bertambah dan terus bertambah sampai aku tak tahu, seberapa cintaku padanya karena yang ada dalam otakku selalu hanya dirinya. "Love you too... lagi liat idol nih.." balasnya. Saat dia bilang seperti itu, ada keingnan untuk merengkuhnya dalam pelukanku. Aku benci jarak yang memisahkan kita, aku benci. yang aku mau dia, hanya dirinya. "Lihat dimana, beib?" "Ya di tipi lah, bieb...." "Teu, beib. Teu! maksudnya tvnya siapa?" "Di kontrakanku kan ada tipinya, beib " "Sama siapa, beib?" "Sendiri, anak-anak pada kuliah, pada tidur. Internetnya juga mati, ya non...