Apa itu rindu? Nyaris tak punya jawabanya aku. Aku tak tau, tiba-tiba aku merasa rindu, tiba-tiba ingat, dan tiba-tiba ingin ketemu. Kenapa? Padahal, aku sudah tahu kamu punya jalanmu sendirì, yang tak mungkin aku menghadang dalam jalur yang kau pilih. Aku ingin bersembunyi, jauh sampai tak terdeteksi. Tapi tetap saja itu tidak cukup, tempat itu tak cukup sembunyikan asa yang membuncah ini. Rasa rinduku terlalu besar untuk berdiam dalam satu tempat. Bayangmu selalu ada, setiap mataku terpejam dan terbuka. Kamu tlah mengacaukan tidur dan jagaku. Aku benci. Aku benci sekali dengan rindu ini. Rasanya menyiksa dan aku tidak suka disiksa seperti ini! Beritahu aku, mengapa harus aku yang merasakan rindu sedemikian ? Sungguh, aku merindukanmu. 3 hari ini hanya bayangmu yang selalu datang di pikirku. Senyummu di fotomu, sapamu, aksaramu, pelukmu, ciumanmu. Ah, aku merindukanmu! Lidah kelu, tak mampu ucap kata lain selain rindu. Gila, rindu...