Baru kemaren rasanya saya memposting "KOSONG" di blog ini. Hari ini saya temukan sebuah kabar, bahwa Perceraian yang dilakukan oleh orangtua akan berdampak pada anak-anaknya. Lebih parahnya, efek perceraian akan lebih mempengaruhi anak laki-laki dibanding perempuan. Anak laki-laki yang belum berumur 18 tahun lebih terpukul menghadapi perceraian orangtua dan lebih besar berpikir untuk melakukan hal-hal negatif. Selama ini yang saya ketahui bahwa perceraian kemungkinan memiliki dampak yang lebih besar pada anak perempuan dibanding laki-laki karena perempuan cenderung lebih rentan terhadap pikiran depresi dan bunuh diri. Namun, hasil studi justru menunjukkan hal sebaliknya. Dalam kebanyakan kasus perceraian, seorang ibu memperoleh hak asuh terhadap anak-anaknya dan kurang melakukan kontak teratur dengan ayahnya. Kondisi ini akan mempengaruhi emosional dan juga perkembangan anak terutama bagi anak laki-laki. Umumnya anak laki-laki lebih banyak bungkam dan menyimpan sendiri k...