“Apakah kamu bersedia untuk selalu bersama denganku dalam keadaan suka maupun duka, kaya maupun miskin, sehat maupun sakit ? “ tanyaku. “AKU BERSEDIA “ jawabnya mantap. “Apakah kamu bersedia untuk selalu bersama denganku dan menerima kekurangan dan kelebihanku? “ “SAYA BERSEDIA “ jawabnya lagi. **** Apa yang terlintas dalam benakmu tentang sebuah kenangan? Hmmm.... Mengurai kenangan membuat kita akan kembali pada masa-masa menjalani kenangan yang pernah terjadi dalam kehidupan kita. Aku masih ingat setiap apa yang pernah ku alami selalu meninggalkan kenangan, entah dengan kekasih, saudara ataupun pada sahabatku. Dan untuk saat ini, aku mengingat masa-masa saat kita dilanda api asmara, kasmaran kata orang bilang. Masih jelas terngiang saat dia mengucap janji, saat kita memadu kasih, saat kita dibuai oleh indahnya cinta. Hmmm.... Begitu berartikah sebuah kenangan? bagaimanakah sebuah kenangan itu berarti, aku sendiri belum begitu memahaminya. Namun masih terasa di ...