Masalah demi masalah datang bertubi-tubi. Satu masalah belum selesai, datang masalah lain menghampiri. Dia datang tanpa diundang, yang sebelumnya sangat percaya diri, kini berubah lunglai. Hidup adalah permainan dan tempat kita hidup di dunia ini adalah tempat permainannya. Hidup adalah keterlemparan, dan dunia adalah tempat bagi kita untuk dilemparkan. Sebagaimana dilemparkannya nabi Adam di dunia ini. Kadang kita dipuji kadang dihina. Dipuji karena prestasi, dihina karena kemiskinan. Tapi begitulah hidup, kadang di atas, kadang di bawah. Hanya tergantung pada manusia yang menjalankan. Apakah dia akan menerima atas semua penderitaan demi penderitaan. Ataukah mensyukuri setiap anugerah yang telah diterimanya dan berupaya dengan segenap tenaga untuk bangkit dari keterpurukan. Kata kuncinya adalah : Jangan Menyerah! Yap. Hanya dengan kata itu kita bisa bangkit. Jangan menyerah! Jangan pernah ada pikiran untuk menyerah. ********* Perkenalkan, namaku Ardian Sahru Ramadhan. Maha...