Setelah 11 Tahun Menunggu, Akhirnya Dua Garis Biru Itu Datang
Hari ini saya ingin berbagi cerita untuk teman-teman yang sedang menjadi pejuang dua garis biru . Bukan sebagai dokter, bukan pula sebagai orang yang merasa paling tahu tentang program kehamilan. Saya hanya ingin bercerita tentang apa yang kami alami dan beberapa hal yang kebetulan kami lakukan sebelum akhirnya mendapatkan kabar yang sangat kami tunggu-tunggu. Anak pertama kami lahir pada 2016. Setelah itu, sebenarnya kami tidak terlalu berpikir untuk menambah anak. Bukan karena tidak mau, tetapi saat itu rasanya satu anak sudah cukup. Kami juga tidak menjalani program KB atau menggunakan alat kontrasepsi untuk menunda kehamilan. Jadi, ya sudah... Kalau ingin ya ingin. Kalau kemudian Tuhan memberikan kehamilan, kami terima dengan bahagia. Kalau belum diberi, kami juga tidak terlalu memikirkannya. Namun, semakin lama, keinginan untuk memiliki anak lagi ternyata muncul juga. Masalahnya, waktu berjalan begitu saja. Satu tahun. Dua tahun. Lima tahun. Sampai akhirnya tidak te...