Skip to main content

Posts

Featured

Hanya Melihatnya Sekilas Ternyata Cukup untuk Membuatku Tersenyum Semalaman

 Mungkin memang sesederhana itu, hanya melihatnya sekilas ternyata cukup untuk membuatku tersenyum semalaman. Kemarin sore kami bertemu lagi, dan seperti biasa, aku datang dengan wajah yang seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Aku pura-pura biasa saja, pura-pura tidak terlalu peduli, seakan keberadaannya tidak memberikan pengaruh apa pun kepadaku. Padahal kalau saja dia tahu isi kepalaku saat itu, mungkin dia akan tertawa. Karena di balik wajah datar yang sengaja kupasang, sebenarnya ada perasaan lega yang sulit kusembunyikan. Setelah beberapa hari hanya bisa menebak-nebak keberadaannya, akhirnya aku melihatnya lagi. Tidak lama. Tidak ada percakapan panjang. Tidak ada kejadian besar. Hanya sebuah pertemuan singkat yang bagi orang lain mungkin tidak berarti apa-apa, tetapi entah kenapa cukup untuk membuat malamku terasa lebih ringan. Aku memang selalu begitu dengannya. Semakin bahagia, semakin keras pula aku berusaha menyembunyikannya. Ada ego yang aneh dalam diriku, semacam keingina...

Latest Posts

Jangan-Jangan Lagu Perselingkuhan Ikut Membentuk Cara Kita Memandang Perselingkuhan?

Merindu dan Menunggu Sore Datang

Aku Merindukannya

Ternyata, Menjadi Introvert Tidak Selalu Seburuk yang Orang Kira

Bedanya Mengoreksi dan Mempermalukan Orang Jatuh

Terlambat Menyadari

Jangan Salah Sangka, Cerita Cinta Itu Bukan Kisah Saya

Mungkin cinta, Mungkin Hanya Kekaguman atau Mungkin Hanya Pelarian dari Lelah

Setelah 11 Tahun Menunggu, Akhirnya Dua Garis Biru Itu Datang

Menunggu Hari Senin Tiba