Apa yang Ada dalam Pikirannya?
Entah kenapa, sampai hari ini pikiranku masih terus kembali pada kejadian kemarin sore. Padahal peristiwanya hanya berlangsung beberapa detik. Sangat singkat. Namun justru hal-hal yang singkat sering kali meninggalkan gema paling panjang di dalam kepala. Aku masih terus mengingat momen ketika ia melihatku membonceng seorang perempuan. Sejak semalam aku mencoba menyusun berbagai kemungkinan. Bukan tentang diriku, melainkan tentang apa yang mungkin dipikirkannya saat itu. Lalu setiap kali pikiranku mulai melangkah terlalu jauh, aku mengingatkan diri sendiri bahwa semua itu hanyalah dugaan. Aku tidak benar-benar tahu apa yang ia rasakan. Bisa jadi kejadian itu sama sekali tidak berarti baginya. Bisa jadi ia hanya melihat sekilas, lalu melanjutkan harinya seperti biasa. Namun hati memang gemar menyusun cerita. Apalagi jika sebelumnya semuanya terasa begitu berbeda. Sebelum kami pulang, kami sempat berada sangat dekat. Sedekat itu hingga untuk pertama kalinya aku tidak perlu lagi menc...