Perasaan Ingin tapi Tak Ingin
Semakin ke sini, perasaanku rasanya semakin tidak bisa dikendalikan. Maksudku, perasaan suka. Perasaan jatuh cinta yang mungkin, untuk sementara ini, harus kusebut sebagai cinta sepihak. Sebab kalau ternyata dia juga merasakan hal yang sama, semua itu masih sebatas terkaan dan dugaanku sendiri. Tidak ada yang pernah benar-benar mengatakannya. Dan mungkin justru karena tidak pernah ada kepastian, perasaan ini menjadi semakin liar. Seperti hari Minggu ini. Sabtu kemarin aku tidak bertemu dengannya. Padahal sebenarnya aku berharap bisa bertemu. Tidak perlu berbicara. Tidak perlu ada percakapan panjang. Bahkan tidak perlu ada sesuatu yang istimewa. Aku hanya ingin melihatnya. Sesederhana itu. Aku ingin dia berada di tempat yang masih bisa dijangkau oleh mataku. Kalau besok aku bisa melihatnya, mungkin aku sudah cukup bahagia. Aku tidak menginginkan lebih dari itu. Aneh, bukan? Padahal ketika aku tidak melihatnya, keinginanku jauh lebih besar. Aku ingin bertemu. Aku ingin berada di de...