Mengapa Meminta Bantuan Terasa Begitu Sulit?
Belakangan ini aku sebenarnya sudah tidak terlalu tertarik mengikuti berita dan berbagai isu terkini. Rasanya terlalu banyak hal yang terjadi, terlalu banyak persoalan yang diperdebatkan, dan terlalu banyak energi yang bisa habis hanya untuk memikirkan sesuatu yang belum tentu bisa kuubah. Aku memilih untuk tidak terlalu larut di dalamnya. Namun, ada satu berita yang membuatku berhenti sejenak. Seorang anggota parlemen Malaysia dari koalisi Perikatan Nasional, Kalam Salan, menyampaikan teguran terbuka kepada Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, dalam sidang Dewan Rakyat Malaysia. Ia menggunakan bahasa Jawa ketika menyinggung persoalan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia yang menyebabkan kabut asap hingga berdampak ke negara tetangga. Cara penyampaiannya cukup menarik perhatian. Kritik yang mungkin akan terdengar biasa jika disampaikan dengan cara formal, mendadak menjadi sorotan karena menggunakan bahasa yang akrab bagi sebagian masyarakat Indonesia. Namun, di balik cara penya...




