Kesepian
Biasanya ada suara istri, suara anak, suara pintu dibuka, suara langkah kaki, atau sekadar suara televisi yang sebenarnya tidak terlalu diperhatikan. Sekarang semuanya hilang. Rumahnya masih sama. Barang-barangnya masih ada. Kamar masih di tempat yang sama. Meja, kursi, pakaian, bahkan hal-hal kecil yang biasanya tidak pernah kupikirkan masih berada di tempatnya. Hanya orang-orangnya yang tidak ada. Istri pulang ke Jember karena kondisinya sedang hamil dan belakangan diketahui dari hasil pemeriksaan di puskesmas bahwa ia terkena Hepatitis B. Karena kehamilannya juga membuat aktivitasnya terbatas, akhirnya untuk sementara ia memilih tinggal di Jember. Anak ikut bersamanya. Dan sejak saat itu, aku tinggal sendirian. Awalnya kupikir tidak akan terlalu masalah. Toh selama ini aku juga orang yang cukup nyaman dengan kesendirian. Aku terbiasa menghabiskan waktu sendiri, tidak banyak bicara, dan tidak terlalu membutuhkan keramaian. Bahkan kadang aku merasa rumah yang tenang adalah sesuatu yan...