Skip to main content

Biasa

Puasa tahun ini masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Kampung kami digegerkan dengan berita pencurian yang entah siapa yang melakukan. Hampir setiap tahun, pencurian terjadi di kampung kami. Tahun lalu, satu kadang penuh ternak kambing milik tetanggaku lenyap ketika ditinggal menjalankan ibadah sholat terawih pada hari pertama. Kampung heboh. Warga kampung turut prihatin mendengar berita itu. Seorang ibu muda, dengan seorang anak semata wayang karena ditinggal pergi suaminya, harus menanggung beban berat karena kehilangan ternak-ternaknya.

Tahun ini, sebelum hari pertama puasa, dua warga sama-sama kehilangan barang. Lima hp milik satu warga hilang, dan 1 hp plus uang jutaan di rumah warga lainnya. Kebetulan, warga terakhir yang kehilangan ini, dia adalah salah satu tetangga dekatku. Rumahku bersebelahan dengan rumahnya.

Sehari sebelum puasa, yang diomongkan hampir semua warga di kampung kami hampir sama, berita kehilangan. Dari satu sumber berita, menyebar ke seluruh warga kampung lainnya. Seperti yang sering terjadi, sedikit banyak, berita itu mengalami penambahan-penambahan, yang tentunya, kita paham mengapa itu terjadi.

Sore harinya, seperti dengan aktivitas- aktivitas warga lainnya, kampung kami juga ramai oleh para peziarah. Mereka datang dari kampung kami sendiri, atau pun dari para pelancong yang kebetulan mempunyai keluarga yang dikuburkan di kampung kami. Kalau musim peziarah seperti ini, di kanan dan kiri jalan kampung kami akan banyak sekali penjual bunga dadakan. Mereka biasanya hanya berjualan menjelang Ramadhan seperti ini. Alasannya masih sama, mencari uang tambahan untuk menyambut Ramadhan.

Sebelum kami lanjutkan cerita kami, perkenalkan, namaku Ardian dan kekasihku, Ardiani. Nama yang hampir mirip. Karena kemiripan inilah murid-murid kami sering menjodohkan kami dan mengatakan kecocokan kami. Dan dari olok-olokan mereka inilah awal kedekatan kami. Meskipun, dalam menjalaninya kami harus sembunyi-sembunyi dari rekan dan murid kami. Kami selalu merahasiakan hubungan kami hingga akhirnya, sebaik-baik kami menyimpan bangkai, akhirnya pun akan tercium juga. Demikian juga hubungan kami berdua.

Ramadhan ini, beberapa Minggu sebelumnya memang aku sudah mempunyai niatan untuk mencukur rambutku. Maklum, sudah beberapa bulan ini rambut di kepala aku biarkan panjang. Begitu mendapat momen yang tepat, menjelang Ramadhan, akhirnya kuputuskan untuk memangkas rambutku agar lebih terlihat lebih rapi. Ini pun juga karena permintaan honeyku.

Saat kuberi tahu, bahwa aku akan ke salon rambut jum’at ini, satu hari sebelum puasa, dia sepertinya antusias sekali. Dia penasaran, bagaimana kalau honeynya selesai mencukur rambutnya di salon. Nah, bagaimana tanggapan dia setelah hari jum’at tiba?

Ternyata, sebelum dia tahu hasilnya, dia harus balik ke kampungnya. Libur awal Ramadhan memang dimanfaatkan oleh honeyku untuk pulang kampung. Demikian juga diriku. Kami memang sama-sama hidup merantau. Saat mendapat kesempatan untuk pulang kampung, honey senang sekali. Apalagi, bapaknya berjanji akan menyiapkan kejutan untuk menyambut kedatangannya. Aku, seperti halnya dengan dia, pun turut menduga-duga, kejutan apa yang akan diterima honey.

Dari sms-sms kita, kita memang berlomba-lomba untuk menerka-nerka. Aku pernah menebak, kejutan yang disiapkan adalah lamaran dari seseorang, dia jawab bukan. Terkaan ini sebenarnya hanya untuk menggodanya. Apalagi sudah dua kali dia mendapat lamaran dari dua orang rekan kerjanya, tapi ditolak seketika. Dia belum mau menjadi istri saat ini. Masih ingin bebas, sebebas merpati. Tapi mengapa ketika dengan aku dia mau?

Kemudian, aku menebak ‘motor’ sebagai kejutan yang telah dipersiapkan oleh ayahnya. Dia hanya mengirimkan senyum dalam smsnya, “:-].” Tebakanku berarti benar. Dia berharap banget jika kejutan itu adalah sebuah motor. Yah..... itu pun aku tahu mengapa sebabnya. Ehm... ehm.....

Karena jarak yang memisahkan antara kami berdua, otomatis, aku kehilangan kabar beritanya. Hanya melalui sms, kita berkirim kabar, mengabarkan keadaan dan aktivitas kami berdua. Aku menjalani hari pertama puasa tanpa kehadirannya.

Sholat terawih hari pertama, masjid kampung kami penuh, tentu saja. Dari dulu, di awal-awal Ramadhan, semua orang masih bersemangat menjalankan. Memasuki pertengahan Ramadhan, wah... jangan tanya lagi. Penyakit-penyakit malas sudah kambuh lagi. Demikian juga di kampung dia. Di awal Ramadhan, masjid penuh sesak. Jamaah sampai meluber ke teras masjid. Bersemangat.

Hari pertama Ramadhan, kami gunakan untuk istirahat total. Istirahat dengan arti sebenarnya. Tanpa aktivitas yang melelahkan maksudnya. Aku menghabiskan puasa hari pertama dengan berpuas-puas diri duduk di depan komputer, sesekali memperbaharui status facebook dan memberikan komentar-komentar garing dalam status teman-teman yang ada di listku. Sedangkan honeyku, dia menghabiskan hari pertama puasa dengan perasaan kecewa. Kecewa karena kejutan yang dijanjikan bapaknya ternyata dibatalkan dengan alasan yang belum bisa diterima.

Puasa dalam arti sebenarnya, yakni menahan lapar sejak terbitnya fajar hingga terbenamnya sang surya di ufuk barat. Selama itu pulalah kami menahan lapar , dahaga dan segala hal yang membatalkan puasa.

Aktifitas menunggu waktu berbuka, bagi sebagian orang mungkin akan menjadi momen yang menyenangkan. Tapi bagiku, semua terasa hambar. Tanpa aktifitas yang berarti. Hanya mengaji, setelah itumain game lagi. Apalagi, hari pertama puasa ini penyakit ibu kambuh lagi. Tidak terlalu mengkhawatirkan sih, tapi ujung-ujungnya, kami sekeluarga yang menjadi korban. Separah apakah penyakit ibuku?

Kalau dibilang parah, sebetulnya memang parah. Karena sudah dapat mengancam keberlangsungan hidup sekeluarga. Sebenarnya, apa sih penyakitnya?

“met brbuka, honey...... smg ibdh puasa hr ini mndptkn phl. Amn.”.

Amin... met brbuka juga...ky’y ada yg kekenyangan nh... 

ibu’ ndk masak sore ini. Jd mkn mskn sahur tadi pagi. Mnumnya ckup marimas, rs sirsak *dah biasa kalee.... kaget aja ntar kalo tahu, ibuku g suka masa. Kl ibuku masah, brti ada kjutan ha..ha..ha.. “

“gpp. Yg pnting bs buka...loh mang ibu’x kmn? Q’ g masak”

dr dl malez bgt kl hrus msk. Ntr liat aja, akhir2 rmadhan paling jg bkln beli stiap hr. Dah hpal nih pnyakit ibuku 

what? Q’ malez? “

Sms kami terhenti sampai disitu. Adzan sudah memanggil kami untuk segera pergi ke masjid dan menunaikan sholat isya berjamaah yang kemudian dilanjutkan dengan sholat tarawih.

Puasa hari pertama, berjalan dengan "biasa". Baik diriku ataupun dirinya.


Comments

Popular posts from this blog

Little Talks - Of Monsters & Men (Arti Lagu)

I'm back! Hari ini aku kembali dengan sebuah lagu yang gak tahu kenapa, aku menyukainya karena videonya menurutku keren banget. Selain itu, alasan kenapa aku menyukai lagu ini juga ternyata setelah didengarkan beberapa kali, ternyata liriknya enak sekali. Iramanya juga asyik, videonya juga menarik.   Menurutku, Little Talks - Of Monsters & Men ini bercerita tentang sebuah pasangan dalam percintaan. Lagu-lagu bertemakan cinta memang asyik banget untuk didengarkan, dan lagu ini juga bercerita tentang itu. Tapi sayangnya, sekali lagi lagu ini tentang hubungan yang nasibnya hidup segan, mati tak mau alias sedang dalam status rumit githu. Sang cewek menginginkan untuk mengakhiri hubungannya yang dinilai tak seindah dulu, sehingga dia mengharapkan sebuah cinta yang baru, yang memberikannya arti sebuah cinta seperti yang dia mau. Tapi masalahnya, sang cowok tidak mau melepaskan begithu saja. Dia terus berharap agar hubungannya terus berjalan seperti sedia kala.   ...

One Direction – Live While We're Young (Arti Lagu)

One Direction atau 1D sekarang lagi booming-boomingnya. Sepertinya saya gak salah jika mau sedikit menerjemahkan salah satu lagunya. Meski lagu-lagunya banyak yang digilai banyak orang, tapi sampai sekarang saya tetap tidak mengidolakannya, apalagi mengoleksi lagu-lagunya. Saya menulis tulisan ini alasannya cuma satu, biar yang berkunjung di blogku bertambah. simple, kan? Kali ini saya memilh lagunya 1D yang judulnya  Live While We're Young. Banyak yang beranggapan, lagu ini tentang sex. Ajakan untuk berbuat sex lebih tepatnya. Anggapan mereka tidaklah salah, karena liriknya jelas banget mengarahnya kesana. Kalo ada yang ngeyel dan membela diri bahwa lagu ini bukan lagu tentang ajakan sex, tanya deh pada orang tua kita,  Get some means have sex. Simple as that. Sedikit tambahan, One Direction adalah grup penyanyi pria asal Inggris-Irlandia yang terbentuk di London pada tahun 2010. Grup ini beranggotakan Niall Horan, Zayn Malik, Liam Payne, Harry Style...

Curhat

"Sungguh terlalu, kamu berhasil membuatku tergila-gila padamu. Tak ada satu menit pun berlalu tanpa aku memikirkanmu. Beib, I love you." "Love u too... Aku kuliah jam setengah 6 lagi, beib." "Alhamdulillah hsil labnya negatif. " "Morning, beib. Rajin banget kuliah jadwal jam segitu. Btw, tes apa?" "Hehe ternyata salah lihat jadwal, besok yang kuliah jam segitu. Ntar kuliah jam setengah 11 cuman tes SGOT/SGPT." "Tes apa itu?" "Gak tau juga. Itu pokoknya kalau melebihi normal berarti kenak tipes, hepatitis dkk." "Aku cuma pernah tes darah aja, waktu banyak orang yang kena DB." "Hmmm.....semalem tidur jam berapa?" "Umm... masih sore kok, beib. Kamu ketiduran, aku juga. Bangun jam 11 malem, nonton tv. tapi gak tahu tidur lagi jam berapa." "Eeemmm... " "Mau cerita apa, beib?" "Kemaren penuh emosi tok. Kemaren kan aku muntah-muntah, makan ju...