Skip to main content

Aku Mulai Khawatir, Teman.

Don't get mad when it seems like someone care too much, start worrying when they don't care at all.

Dalam hidup ini, pasti akan kita jumpai berbagai macam teman, yang terkadang mengasyikkan, menyebalkan, bahkan mengharukan. Dari berbagai macam teman itu, tentunya ada teman yang bertipe peduli, tidak peduli, ato bahkan teman raja tega yang berani menikam dari belakang. Well, postingan kali ini ada hubungannya dengan tiga tipe teman tersebut.

Pertama, tipe peduli. Aku punya beberapa teman yang aku nilai bahwa mereka peduli kepadaku. Saking pedulinya, saat aku mengalami bullying dari seseorang, merekalah yang terus menyemangatiku agar aku tak memperdulikan tindakan bullying yang aku terima. Saat aku down, mereka selalu ada untukku. Tapi, karena aku merasa perhatian mereka berlebihan, aku mulai menghindari mereka. Bukan benci, lebih tepatnya takut. Takut kalo aku tidak bisa menjadi seperti yang mereka pinta. Takut kalo perhatian mereka menjadi candu yang akan membuatku ketagihan.

Kedua, teman yang bertipe tidak peduli. Sebenarnya aku nggak begitu yakin, apakah mereka masih pantas tidak ya kalo disebut teman? karena yang aku tahu, namanya teman adalah yang bisa diajak berbagi, baik di kala suka, ataupun di kala duka. Lah kalo mereka sudah tidak peduli, apakah mereka bisa dianggap sebagai teman? tidak kan?

Tapi, setelah dipikiri-pikir..... Seperti pepatah kuno mengatakan, tidak ada asap kalo tidak ada api. Dia tidak peduli, pasti karena ada asababun nuzulnya, kan? nggak mungkin kan dia bersikap tidak peduli kalo tidak didahului oleh sikap atau tindakan sebelumnya. Betul?

Nah, hubungannya dengan postingan kali ini adalah ada hubungannnya dengan temanku yang bertipe kedua ini, teman yang tidak peduli. Aku tidak tahu bagaimana mulanya, yang aku tahu, sebelum ini mereka begitu dekat denganku, tapi sekarang...... Aku tidak tahu juga, kenapa tiba-tiba mereka begitu jauh. Saking jauhnya, untuk menyapa pun mereka tak mau. Aku sudah berusaha untuk menyapa duluan, tapi sikap mereka seolah-olah tak mengenal aku. Padahal dulu kita pernah bersama, kita pernah mengalami hal kelam bersama.

Kalau aku salah, kenapa aku didiamkan? Kalo aku salah, kenapa aku tak diingatkan?

Bolehlah, boleh kalau aku memang bersalah. Tapi tolong, ingatkan padakau, beritahu aku salahku dimana? Sumpah, aku sekarang benar-benar khawatir dengan kalian. Jangan-jangan kalian kini membenciku, membenciku tapi tak berani memberitahuku. Plissss, plisssss, plissssss maafkan aku. Maaf kalau aku ada salah, maafkan aku jika aku tak sengaja berbuat salah pada kalian.

Em..... kalo tipe ketiga, sepertinya aku sudah pernah cerita sebelumnya. Bagaimana mereka, baca postinganku sebelumnya di sini

Tapi satu hal yang aku tahu, dari berbagai macam teman yang aku jelaskan di atas, semuanya tergantung mereka juga. Aku tidak bisa memaksa mereka untuk tetap menjadi temanku, atau memaksa mereka untuk mencintaiku. Semua tergantung mereka. Iya, tergatung mereka.
I can be your best friend, worst enemy, a real sweetheart or a real bad boys. It all depends on how you treat me.

Gambar

Comments

Popular posts from this blog

Little Talks - Of Monsters & Men (Arti Lagu)

I'm back! Hari ini aku kembali dengan sebuah lagu yang gak tahu kenapa, aku menyukainya karena videonya menurutku keren banget. Selain itu, alasan kenapa aku menyukai lagu ini juga ternyata setelah didengarkan beberapa kali, ternyata liriknya enak sekali. Iramanya juga asyik, videonya juga menarik.   Menurutku, Little Talks - Of Monsters & Men ini bercerita tentang sebuah pasangan dalam percintaan. Lagu-lagu bertemakan cinta memang asyik banget untuk didengarkan, dan lagu ini juga bercerita tentang itu. Tapi sayangnya, sekali lagi lagu ini tentang hubungan yang nasibnya hidup segan, mati tak mau alias sedang dalam status rumit githu. Sang cewek menginginkan untuk mengakhiri hubungannya yang dinilai tak seindah dulu, sehingga dia mengharapkan sebuah cinta yang baru, yang memberikannya arti sebuah cinta seperti yang dia mau. Tapi masalahnya, sang cowok tidak mau melepaskan begithu saja. Dia terus berharap agar hubungannya terus berjalan seperti sedia kala.   ...

One Direction – Live While We're Young (Arti Lagu)

One Direction atau 1D sekarang lagi booming-boomingnya. Sepertinya saya gak salah jika mau sedikit menerjemahkan salah satu lagunya. Meski lagu-lagunya banyak yang digilai banyak orang, tapi sampai sekarang saya tetap tidak mengidolakannya, apalagi mengoleksi lagu-lagunya. Saya menulis tulisan ini alasannya cuma satu, biar yang berkunjung di blogku bertambah. simple, kan? Kali ini saya memilh lagunya 1D yang judulnya  Live While We're Young. Banyak yang beranggapan, lagu ini tentang sex. Ajakan untuk berbuat sex lebih tepatnya. Anggapan mereka tidaklah salah, karena liriknya jelas banget mengarahnya kesana. Kalo ada yang ngeyel dan membela diri bahwa lagu ini bukan lagu tentang ajakan sex, tanya deh pada orang tua kita,  Get some means have sex. Simple as that. Sedikit tambahan, One Direction adalah grup penyanyi pria asal Inggris-Irlandia yang terbentuk di London pada tahun 2010. Grup ini beranggotakan Niall Horan, Zayn Malik, Liam Payne, Harry Style...

Curhat

"Sungguh terlalu, kamu berhasil membuatku tergila-gila padamu. Tak ada satu menit pun berlalu tanpa aku memikirkanmu. Beib, I love you." "Love u too... Aku kuliah jam setengah 6 lagi, beib." "Alhamdulillah hsil labnya negatif. " "Morning, beib. Rajin banget kuliah jadwal jam segitu. Btw, tes apa?" "Hehe ternyata salah lihat jadwal, besok yang kuliah jam segitu. Ntar kuliah jam setengah 11 cuman tes SGOT/SGPT." "Tes apa itu?" "Gak tau juga. Itu pokoknya kalau melebihi normal berarti kenak tipes, hepatitis dkk." "Aku cuma pernah tes darah aja, waktu banyak orang yang kena DB." "Hmmm.....semalem tidur jam berapa?" "Umm... masih sore kok, beib. Kamu ketiduran, aku juga. Bangun jam 11 malem, nonton tv. tapi gak tahu tidur lagi jam berapa." "Eeemmm... " "Mau cerita apa, beib?" "Kemaren penuh emosi tok. Kemaren kan aku muntah-muntah, makan ju...