Skip to main content

Ingin Berubah, tapi Tidak Tahu Harus Mulai dari Mana


Aku tahu aku ingin berubah, ingin jadi lebih baik, lebih tenang, lebih terarah. Tapi setiap kali mencoba memulai, aku justru berhenti di titik yang sama.... tidak tahu harus mulai dari mana.

Perasaan itu tidak datang sekali. Ia muncul berulang, terutama di momen-momen sunyi..... setelah salat, sebelum tidur, atau saat melihat diri sendiri terlalu lama di cermin. Ada kesadaran yang pelan-pelan mengetuk: ada yang perlu diperbaiki. Tapi ketika ingin benar-benar bergerak, semuanya terasa terlalu besar, terlalu banyak, terlalu membingungkan.

Aku jadi membuat daftar dalam kepala.

Harus lebih rajin ibadah.

Harus mengurangi hal yang tidak perlu.

Harus lebih disiplin.

Harus ini, harus itu.

Tapi justru karena terlalu banyak “harus”, aku malah diam. Seperti berdiri di depan banyak pintu tanpa tahu mana yang harus dibuka dulu. Dan akhirnya, aku tidak membuka apa-apa.

Hari-hari tetap berjalan.

Keinginan itu tetap ada.

Tapi perubahan yang diharapkan belum benar-benar dimulai.

Kadang aku merasa frustrasi dengan diriku sendiri. Kenapa sesuatu yang terdengar sederhana, “ingin berubah”, bisa terasa serumit ini? Kenapa aku tidak bisa langsung bergerak seperti yang kubayangkan?

Mungkin karena aku terlalu ingin semuanya langsung rapi.

Aku ingin perubahan yang terasa besar.

Aku ingin hasil yang cepat.

Aku ingin jadi versi terbaik dari diriku dalam waktu yang tidak lama.

Padahal, mungkin itu yang membuatku justru tidak mulai sama sekali.

Ada satu momen kecil yang membuatku berhenti berpikir terlalu jauh. Saat itu aku hanya membuka mushaf, tanpa target berapa halaman, tanpa niat untuk mengejar apa-apa. Hanya satu halaman. Dibaca pelan. Selesai.

Tidak terasa luar biasa.

Tidak terasa mengubah segalanya.

Tapi ada satu hal yang berbeda: aku mulai.

Dan mungkin, itu yang selama ini terlewat.

Bahwa perubahan tidak selalu dimulai dari langkah besar. Tidak harus langsung rapi. Tidak harus langsung terlihat. Kadang ia dimulai dari hal yang sangat kecil, hampir tidak terasa. Tapi dilakukan.

Aku mulai berpikir, mungkin aku tidak perlu tahu seluruh jalannya.

Aku tidak perlu punya rencana sempurna.

Aku tidak perlu menunggu siap sepenuhnya.

Aku hanya perlu memilih satu hal, lalu melakukannya.

Satu halaman.

Satu doa.

Comments

Popular posts from this blog

Little Talks - Of Monsters & Men (Arti Lagu)

I'm back! Hari ini aku kembali dengan sebuah lagu yang gak tahu kenapa, aku menyukainya karena videonya menurutku keren banget. Selain itu, alasan kenapa aku menyukai lagu ini juga ternyata setelah didengarkan beberapa kali, ternyata liriknya enak sekali. Iramanya juga asyik, videonya juga menarik.   Menurutku, Little Talks - Of Monsters & Men ini bercerita tentang sebuah pasangan dalam percintaan. Lagu-lagu bertemakan cinta memang asyik banget untuk didengarkan, dan lagu ini juga bercerita tentang itu. Tapi sayangnya, sekali lagi lagu ini tentang hubungan yang nasibnya hidup segan, mati tak mau alias sedang dalam status rumit githu. Sang cewek menginginkan untuk mengakhiri hubungannya yang dinilai tak seindah dulu, sehingga dia mengharapkan sebuah cinta yang baru, yang memberikannya arti sebuah cinta seperti yang dia mau. Tapi masalahnya, sang cowok tidak mau melepaskan begithu saja. Dia terus berharap agar hubungannya terus berjalan seperti sedia kala.   ...

Kembali Untuk Mengeluh

Lama tidak ada kabar. Blog ini seperti sudah tidak berpenghuni ya.... Baru kemarin saya ingat kalau punya blog ini. Seandainya tidak ingat akan seseorang dan kenangan tentangya, mungkin saya juga akan melukapan blog ini entah sampai kapan. Dan sekarang saya jadi kangen untuk menulis di blog ini lagi. Saya tidak yakin akan menulis apa pada blog ini. Setelah lama vakum, saya juga bingung mau mengisi tulisan tentang apa. Tapi sepertinya kembali ke khittah, bahwa blog ini adalah tempat curhatan dan keluh kesah saya. Mungkin isinya akan lebih banyak kegalauan-kegalauan seperti biasa, yang tidak jelas maunya apa. Entahlah! Ingin menulis keluargaku, saya tidak yakin harus menceritakan masalah keluarga. Saya tidak ahlinya. Saya suka tulisan tentang patah hati, meski tidak ada hubungan dengan saya, tapi ngalir saja kalo nulis tentang patah hati. Kadang suka iri dengan blogger yang bisa cerita panjang lebar tentang apa yang dipikirkan, saya pasti kesulitan. Jadi saya hanya akan nulis se...

Lorde - Team (Arti Lagu)

Belum lama ini saya sudah memposting sebuah arti lagu yang sangat fenomenal, Lorde – Royal. Dan sampai sekarang saya masih belum percaya, ada banyak alas an kenapa Lorde sekarang jadi perbincangan di barat sana. Saya tak perrlu membahas tentang alas an itu, karena saya bukan blogger yang memperbincangkan berita-berita artis yang di media online sudah pernah dibahas. Buang-buang waktu saja sebenarnya menulis hal yang sudah dimuat dalam berita online besar.   Karena saya tak ingin menjadi blogger seperti itu. Berangkat dari banyaknya view dari postingan sebelumnya, maka kali ini saya ingin menulis tentang single terbaru dari Lorde. Mungkin ada beberapa orang yang tak menyukai tipe lagu yang dibawakan oleh Lorde. Saya pada awlnya jugga begitu, tapi setelah beberapa kali mendengarkan, dan beberapa kali untuk menerjemahkan lagunya, sekarang saya menjadi saah satu penyuka musiknya. Sumpah, keren banget lagu-lagunya. Kali ini adalah single terbaru Lorde-Team . Lagu yang m...