Sekarang, pagiku hampir selalu dimulai dengan langkah menuju masjid untuk salat Subuh berjamaah.
Kalau mengingat ke belakang, rasanya ini kebiasaan yang dulu terasa jauh. Bangun pagi bukan masalah bagiku, masalahnya adalah bangun tepat waktu untuk Subuh. Dulu, malam sering terasa terlalu panjang. Pikiran berisik, tubuh tidak benar-benar lelah, dan tidur datang seperti tamu yang malas mampir. Kadang aku baru benar-benar terlelap saat malam sudah hampir habis. Akibatnya, Subuh sering lewat begitu saja, tanpa sempat kusadari.
Lalu gym mengubah ritme itu secara perlahan.
Hari-hari mulai diisi aktivitas fisik yang nyata. Tubuh yang dulu penuh energi tersisa di malam hari kini belajar lelah pada waktunya. Rasa capek yang sehat mulai menggantikan kegelisahan yang dulu sering datang tanpa alasan. Tanpa sadar, malamku menjadi lebih pendek. Tidur datang lebih cepat, lebih dalam, dan lebih jujur.
Awalnya, tetap saja aku tidak langsung bisa bangun Subuh dengan mudah. Aku tahu diriku, kalau hanya mengandalkan satu alarm, kemungkinan besar aku akan menekan tombol snooze tanpa berpikir. Jadi aku membuat strategi kecil, dua ponsel, dua alarm, dua suara yang berbeda. Seolah-olah aku sedang membuat sistem cadangan untuk diriku sendiri.
Ponsel pertama berbunyi. Aku terbangun setengah sadar. Ponsel kedua menyusul beberapa menit kemudian, lebih keras, lebih memaksa. Kombinasi itu perlahan-lahan berhasil. Hari pertama terasa berat. Hari kedua masih terasa mengantuk. Hari ketiga mulai terasa sedikit lebih ringan.
Lalu tanpa terasa, kebiasaan itu terbentuk.
Masjid di waktu Subuh punya suasana yang berbeda. Tidak ramai, tidak gaduh, tidak penuh hiruk-pikuk seperti waktu-waktu lain. Hanya beberapa orang yang datang dengan langkah pelan, wajah masih menyimpan sisa kantuk, namun mata mereka punya tujuan yang sama. Ada rasa kebersamaan yang sunyi di sana, kebersamaan tanpa perlu banyak kata.
Sekarang, alarm masih tetap terpasang. Dua ponsel itu masih menjalankan tugasnya setiap pagi. Tapi rasanya tidak lagi seperti paksaan. Lebih seperti pengingat kecil untuk sesuatu yang sudah ingin kulakukan.
Comments
Post a Comment
Terima kasih atas kunjungannya. Happy blogwalking!