Skip to main content

Perasaan Seperti Ingin Meminta Tolong

Akhir-akhir ini aku berusaha terlihat biasa saja di depan orang lain. Tetap bercanda seperlunya, tetap menjawab ketika diajak bicara, tetap menjalani hari seperti tidak ada apa-apa. Aku tidak ingin terlihat seperti seseorang yang sedang memendam masalah sendirian. Tidak ingin orang bertanya terlalu jauh. Tidak ingin wajahku dibaca seperti buku yang terbuka.

Tapi tubuh rupanya lebih jujur daripada mulut.

Beberapa minggu terakhir, aku sering terbangun di tengah malam karena mimpi buruk. Bukan mimpi yang jelas bentuknya, bukan pula mimpi yang bisa diceritakan runtut setelah bangun tidur. Kadang hanya potongan-potongan kejadian yang terasa menyesakkan. Wajah-wajah samar. Suasana gelap. Perasaan dikejar sesuatu yang tidak terlihat. Dan anehnya, saat membuka mata, rasa takut dari mimpi itu masih tertinggal nyata di dada.

Ada malam ketika aku bangun dengan napas berat, lalu duduk lama di tepi kasur sambil mencoba memahami apa sebenarnya yang sedang terjadi di dalam kepalaku.

Ruangan sunyi. Semua orang masih tidur. Hanya suara kipas angin atau dengung AC yang terdengar pelan. Namun di dalam pikiranku, rasanya ribut sekali.

Aku mencoba mengurai semuanya pelan-pelan. Mencari pangkal dari rasa sesak ini. Mengingat kapan semuanya mulai terasa berlebihan. Apakah karena pekerjaan? Karena rasa takut? Karena kejadian-kejadian tahun lalu yang belum benar-benar selesai? Atau karena aku terlalu lama menumpuk semuanya sendiri?

Tapi semakin dicari, semakin terasa seperti benang kusut yang tidak punya ujung.

Setiap kali kupikir aku mulai menemukan jawabannya, muncul pertanyaan lain yang lebih membingungkan. Kadang aku merasa hanya terlalu lelah. Kadang merasa memang ada yang salah dalam diriku. Di waktu lain, aku malah takut semua ini hanyalah pikiranku sendiri yang terus membesar-besarkan keadaan.

Dan akhirnya aku sadar, sebagian besar yang memenuhi kepalaku hanyalah perkiraan.

Perkiraan tentang hal buruk yang belum tentu terjadi. Ketakutan tentang masa depan yang bahkan belum datang. Kecemasan yang tumbuh dari kemungkinan-kemungkinan yang belum nyata. Namun meski hanya “perkiraan”, rasanya tetap nyata. Tetap membuat dada sesak. Tetap membuat tidur tidak tenang.

Yang paling sulit dijelaskan mungkin adalah perasaan seperti ingin meminta tolong… tapi tidak tahu harus berkata apa.

Ada teriakan-teriakan kecil di dalam diri yang tidak pernah benar-benar keluar. Bukan karena tidak ingin bicara, tapi karena semuanya terasa terlalu rumit untuk dijelaskan. Bagaimana cara menjelaskan bahwa kadang aku takut tanpa alasan jelas? Bahwa kadang aku lelah bahkan sebelum hari dimulai? Bahwa ada malam-malam ketika pikiranku terasa terlalu bising untuk ditenangkan?

Jadi akhirnya aku hanya diam.

Berusaha terlihat normal di siang hari, lalu diam-diam berhadapan dengan pikiranku sendiri di tengah malam.

Kadang aku iri pada orang-orang yang bisa tidur tenang tanpa dihantui apa pun. Yang memejamkan mata lalu benar-benar beristirahat. Sementara aku, bahkan ketika tubuhku lelah, pikiranku tetap seperti berjaga.

Comments

Popular posts from this blog

Pemilik Akun Asli @poconggg Terbongkar

Kemarin Twitter heboh banget dengan terbongkarnya pemilk akun @poconggg. Siapa sih yang gak kenal poconggg, dia adalah hantu yang tidak biasa, hantu yang seharusnya bertugas menghantui orang, menakut-nakutin orang, ternyata malah paling sering dipermainkan orang. Followernya mencapai ribuan, padahal tidak following siapa pun. Beberapa kali berhasil bikin TT di twitter karena ulanhnya, dan masih banyak lagi.  Malang bener nasib dia. Meski nasibnya sesial itu, sekarang ini dia malah lebih sial lagi karena akun Twitternya terbongkar. Iya, kemaren ada orang yang sakit hati ama @poconggg dan ngebongkar siapa dia sebenarnya. Dulu sih memang pengen tahu yang sebenarnya, siapakah pemilik akun @poconggg. Melihat tweetnya yang lucu-lucu dan menggemaskan, banyak yang ngira kalo pemiliknya adalah penulis buku, Raditya Dika. Tapi secara tegas dia ngebantah, kalo dia adalah pemilik akun @poconggg. Tapi semalem, nggak tau gimana mulainya, ada akun yang ngebongkar siapa @poconggg sebe...

Lorde - Team (Arti Lagu)

Belum lama ini saya sudah memposting sebuah arti lagu yang sangat fenomenal, Lorde – Royal. Dan sampai sekarang saya masih belum percaya, ada banyak alas an kenapa Lorde sekarang jadi perbincangan di barat sana. Saya tak perrlu membahas tentang alas an itu, karena saya bukan blogger yang memperbincangkan berita-berita artis yang di media online sudah pernah dibahas. Buang-buang waktu saja sebenarnya menulis hal yang sudah dimuat dalam berita online besar.   Karena saya tak ingin menjadi blogger seperti itu. Berangkat dari banyaknya view dari postingan sebelumnya, maka kali ini saya ingin menulis tentang single terbaru dari Lorde. Mungkin ada beberapa orang yang tak menyukai tipe lagu yang dibawakan oleh Lorde. Saya pada awlnya jugga begitu, tapi setelah beberapa kali mendengarkan, dan beberapa kali untuk menerjemahkan lagunya, sekarang saya menjadi saah satu penyuka musiknya. Sumpah, keren banget lagu-lagunya. Kali ini adalah single terbaru Lorde-Team . Lagu yang m...

Little Talks - Of Monsters & Men (Arti Lagu)

I'm back! Hari ini aku kembali dengan sebuah lagu yang gak tahu kenapa, aku menyukainya karena videonya menurutku keren banget. Selain itu, alasan kenapa aku menyukai lagu ini juga ternyata setelah didengarkan beberapa kali, ternyata liriknya enak sekali. Iramanya juga asyik, videonya juga menarik.   Menurutku, Little Talks - Of Monsters & Men ini bercerita tentang sebuah pasangan dalam percintaan. Lagu-lagu bertemakan cinta memang asyik banget untuk didengarkan, dan lagu ini juga bercerita tentang itu. Tapi sayangnya, sekali lagi lagu ini tentang hubungan yang nasibnya hidup segan, mati tak mau alias sedang dalam status rumit githu. Sang cewek menginginkan untuk mengakhiri hubungannya yang dinilai tak seindah dulu, sehingga dia mengharapkan sebuah cinta yang baru, yang memberikannya arti sebuah cinta seperti yang dia mau. Tapi masalahnya, sang cowok tidak mau melepaskan begithu saja. Dia terus berharap agar hubungannya terus berjalan seperti sedia kala.   ...