Sejak rutin ngegym, tanpa sadar banyak kebiasaanku yang ikut berubah. Awalnya kupikir perubahan itu hanya akan terlihat dari bentuk tubuh atau angka di timbangan. Ternyata yang berubah jauh lebih banyak dari sekadar otot yang mulai terbentuk atau stamina yang semakin kuat.
Aku mulai lebih memperhatikan apa yang masuk ke dalam tubuhku.
Kalau dulu urusan vitamin hampir tidak pernah kupikirkan, sekarang justru menjadi bagian dari rutinitas harian. Bukan karena ingin terlihat seperti atlet atau mengikuti tren suplemen yang sedang ramai di media sosial. Alasannya sederhana saja: kalau sudah berusaha menjaga tubuh lewat olahraga, rasanya sayang kalau kebutuhan nutrisi pendukungnya diabaikan.
Setelah mencari-cari dan membandingkan beberapa pilihan, akhirnya aku memutuskan mengonsumsi dua jenis vitamin. Yang pertama Zing Plus, dan yang kedua Vitamin D3 + K2, keduanya dari IPI.
Sebenarnya ada banyak merek lain di pasaran. Bahkan ada yang harganya berkali-kali lipat lebih mahal dengan berbagai klaim yang terdengar meyakinkan. Namun aku memilih yang menurutku paling masuk akal.
Murah, mudah didapat, dan sesuai kebutuhan.
Aku bukan tipe orang yang mudah tergoda membeli sesuatu hanya karena kemasannya terlihat premium atau sedang ramai direkomendasikan. Bagiku, selama kualitasnya baik dan sesuai kebutuhan, produk yang lebih sederhana pun sudah cukup. Aku juga tidak ingin menjadikan hobi olahraga sebagai alasan untuk mengeluarkan biaya yang berlebihan.
Gym sendiri sudah menjadi pengeluaran rutin. Jadi aku mencoba menjaga keseimbangan. Tidak semua hal harus mahal agar terasa bermanfaat.
Yang membuatku cukup terkejut justru bukan perubahan pada tubuh, melainkan pada kualitas tidur.
Dulu tidur adalah salah satu bagian hidup yang paling menyulitkanku. Aku sering berbaring lama tanpa bisa terlelap. Kalaupun akhirnya tertidur, tidurku terasa ringan dan mudah terbangun. Ada malam-malam ketika aku hanya tidur satu atau dua jam, lalu terjaga lagi sampai menjelang pagi. Pikiran terasa terus bekerja, sementara tubuh sebenarnya sudah sangat lelah.
Keadaan itu berlangsung cukup lama hingga aku menganggapnya sebagai sesuatu yang biasa.
Namun beberapa hari terakhir, perlahan semuanya berubah.
Entah karena latihan fisik yang rutin, pola hidup yang mulai lebih teratur, vitamin yang mulai kukonsumsi, atau gabungan dari semuanya, tidurku kini terasa jauh lebih nyenyak.
Sekarang, ketika malam tiba, tubuh seolah sudah tahu waktunya beristirahat. Aku tidak lagi membutuhkan waktu terlalu lama untuk memejamkan mata. Dan ketika bangun pagi, rasanya benar-benar seperti seseorang yang baru selesai beristirahat, bukan seperti orang yang baru selesai bertarung dengan pikirannya sendiri sepanjang malam.
Perubahan itu mungkin terdengar sederhana.
Tetapi bagi seseorang yang pernah mengalami sulit tidur dalam waktu lama, tidur nyenyak adalah kemewahan yang tidak ternilai.
Aku jadi semakin percaya bahwa perubahan besar sering kali lahir dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten. Berolahraga, memperbaiki pola makan, mencukupi kebutuhan vitamin, dan menjaga jam tidur mungkin terdengar biasa. Namun ketika semuanya dilakukan perlahan dan tanpa terburu-buru, hasilnya mulai terasa dalam kehidupan sehari-hari.
Aku masih jauh dari kata ideal. Target kebugaranku pun belum selesai. Masih ada banyak hal yang ingin kucapai.
Tetapi setidaknya sekarang aku bisa merasakan satu hal yang dulu terasa sulit kudapatkan, tubuh yang lebih bugar, pikiran yang lebih tenang, dan malam yang akhirnya bisa kulewati dengan tidur yang benar-benar nyenyak.
Dan mungkin, bagi sebagian orang, itu terdengar seperti hal kecil. Namun bagiku, itulah salah satu bentuk kemajuan yang paling berharga.
Comments
Post a Comment
Terima kasih atas kunjungannya. Happy blogwalking!