Skip to main content

hate that i made you love me - Ariana Grande (Arti Lagu)


Lagu Hate That I Made You Love Me menarik karena sekilas terdengar seperti lagu tentang seseorang yang merasa bersalah karena membuat orang lain jatuh cinta. Namun kalau didengarkan lebih dalam, sebenarnya lagu ini jauh lebih tajam dari sekadar kisah romantis.

Ini bukan lagu tentang cinta yang gagal.

Ini lagu tentang seseorang yang lelah dijadikan pusat fantasi, harapan, dan proyeksi orang lain.

Bayangkan ada seseorang yang begitu dikagumi. Orang-orang melihatnya dari jauh, mengaguminya, bahkan mungkin jatuh cinta kepadanya. Namun masalahnya, mereka tidak benar-benar mencintai dirinya yang asli. Mereka mencintai versi dirinya yang mereka ciptakan sendiri di dalam kepala.

Itulah yang terasa dari lirik

"Sorry if I made me your type"

Kalimat ini terdengar seperti permintaan maaf, tetapi sebenarnya bernada sarkastik.

Kurang lebih maknanya

"Maaf kalau aku ternyata sesuai dengan tipe idealmu. Tapi itu bukan salahku."

Ariana seperti sedang berkata bahwa ia tidak pernah meminta siapa pun untuk jatuh cinta. Ia hanya menjadi dirinya sendiri.

Lalu ada bagian yang sangat menarik

"Like flowers from a tomb"

"Seperti bunga yang tumbuh dari makam."

Ini gambaran yang indah sekaligus sedih.

Ia mengatakan bahwa dirinya akan tetap tumbuh dan menemukan jalannya sendiri, bahkan dari hubungan yang sudah mati. Bahkan dari tempat yang penuh kehilangan.

Seperti bunga yang tumbuh di atas kuburan.

Ada kesedihan di sana, tetapi juga ada kehidupan yang terus bergerak maju.

Kemudian di bait kedua

"You studied my crown and borrowed my body"

Ini salah satu lirik paling puitis dalam lagu tersebut.

Seolah-olah ia sedang berbicara kepada seseorang yang terlalu terobsesi padanya.

Orang itu mempelajari dirinya. Meniru gayanya. Mengagumi citranya. Bahkan mencoba menjadi dirinya.

Tetapi tetap tidak pernah benar-benar mengenalnya.

Mereka hanya mengenal "mahkota"-nya.

Bukan orang yang memakai mahkota itu.

Bagian yang menurutku paling penting justru ada di bridge

"I've held your projections when you've felt so insecure"

Dalam psikologi, projection adalah ketika seseorang menempelkan keinginan, ketakutan, atau fantasinya kepada orang lain.

Misalnya seseorang merasa kesepian, lalu melihat orang yang dikaguminya sebagai penyelamat hidupnya.

Atau seseorang merasa tidak percaya diri, lalu menjadikan orang lain sebagai simbol kesempurnaan.

Ariana seolah berkata

"Aku sudah terlalu lama menanggung semua proyeksi kalian. Semua harapan kalian. Semua fantasi kalian."

Padahal ia hanyalah manusia biasa.

Karena itu, ketika refrein berbunyi

"I hate that I made you love me, 'cause I barely tried."

Maknanya bukan

"Aku menyesal membuatmu jatuh cinta."

Melainkan

"Aku bahkan tidak berusaha membuatmu jatuh cinta. Tapi kamu tetap melakukannya. Dan sekarang aku harus menanggung akibatnya."

Ada rasa lelah di sana.

Ada rasa ingin melepaskan diri dari ekspektasi orang lain.

Kalau diterjemahkan ke dalam bahasa yang lebih puitis, lagu ini seperti seorang perempuan yang berdiri di depan banyak orang lalu berkata

"Kalian mengagumiku, tetapi sebagian besar dari kalian tidak mengenalku."

"Kalian jatuh cinta pada bayangan yang kalian buat sendiri."

"Kalian melihat cahaya yang kalian inginkan, bukan luka yang kusimpan."

"Dan ketika aku memilih berjalan pergi, jangan salahkan aku karena perasaan yang kalian bangun sendiri."

Mungkin itulah alasan lagu ini cepat nyantol di kepala.

Karena di balik melodinya yang ringan, ada tema yang sangat dekat dengan pengalaman manusia, sering kali kita tidak mencintai seseorang apa adanya. Kita mencintai versi mereka yang kita ciptakan sendiri di dalam pikiran.

Dan ketika kenyataan tidak sesuai dengan fantasi itu, kita kecewa.

Padahal mungkin sejak awal, orang itu tidak pernah menjanjikan apa pun.

Mereka hanya menjadi diri mereka sendiri.

Comments

Popular posts from this blog

I am Proud to be Scout

Alhamdulillah.... Lagi-lagi harus sering memuji nama Tuhan karena tak henti-hentinya memberi nikmat kepada hambanya yang haus kasih sayang ini. *ehm.. Seperti biasa, kalau postinganku diawali dengan kata-kata seperti itu, berarti ada 'sesuatu' yang aku terima dan ingin aku bagikan ceritanya di sini. *cerita doang? garing, ah! Iya, seperti yang sudah aku bilang tadi, bahwa hari ini ada sesuatu yang akan aku ceritakan dalam blog ini. Tapi sebelum itu, aku ceritain dulu bahwa seharian ini aku lagi merasa gak enak banget. Capek pikiran, capek badan. Kalo dah begitu, bawaanya badmood. Kalo dah badmood, statusnya pasti  berubah jadi "Senggol, bacok!". *Sadis Untungnya gak lama-lama status "Senggol, bacok!"nya. Agak sorean, abis dhuhur mungkin, status itu berubah menjadi agak mendingan. Tentu bisa ditebak, sedang gimana kalo tiba-tiba status bisa berubah sedemikian rupa kayak githu. Yup, ada kabar gembira. Apakah itu? Pertama, aku dinyatakan sebagai ...

Just Wanna Say... I love U, I need U, I want U

"Teman-temanmu sudah tahu semua?" tanyaku kemudia, memecah kebiasuan setelah pengakuan paling mencengangkan itu. "Cuma 2 temen terdekatku, 2 mantanku juga sudah tahu." "Kamu percaya, mereka tidak membuka aibmu?" "Insya Allah, percaya...." Aku terdiam lagi. Aku tak yakin, apakah orang lain bisa menjaga rahasia di depan orang lainnya. Pengalamanku, orang lain hanya dapat di percaya saat dia ada di hadapan kita, tapi kalau sudah jauh, dia akan membicarakan aib kita di hadapan teman-temannya. "Beneran pernah mencoba bunuh diri?" tanyaku kemudian, aku penasaran dengan pengakuannya yang mau bunuh diri. "Beneran, sumpah demi Allah SWT. Aku udah terlalu capek dicampakkan. Udah terlalu capek dibuat mainan. Tapi emang pergaulan ini lebih sering hanya main-main aja, tak ada seriusnya." "Sebenarnya tergantung pelakunya, kalo dia tak tergoda, bisa langgeng kok." balasku ragu. Ak...

One Direction – Live While We're Young (Arti Lagu)

One Direction atau 1D sekarang lagi booming-boomingnya. Sepertinya saya gak salah jika mau sedikit menerjemahkan salah satu lagunya. Meski lagu-lagunya banyak yang digilai banyak orang, tapi sampai sekarang saya tetap tidak mengidolakannya, apalagi mengoleksi lagu-lagunya. Saya menulis tulisan ini alasannya cuma satu, biar yang berkunjung di blogku bertambah. simple, kan? Kali ini saya memilh lagunya 1D yang judulnya  Live While We're Young. Banyak yang beranggapan, lagu ini tentang sex. Ajakan untuk berbuat sex lebih tepatnya. Anggapan mereka tidaklah salah, karena liriknya jelas banget mengarahnya kesana. Kalo ada yang ngeyel dan membela diri bahwa lagu ini bukan lagu tentang ajakan sex, tanya deh pada orang tua kita,  Get some means have sex. Simple as that. Sedikit tambahan, One Direction adalah grup penyanyi pria asal Inggris-Irlandia yang terbentuk di London pada tahun 2010. Grup ini beranggotakan Niall Horan, Zayn Malik, Liam Payne, Harry Style...