Semuanya Terasa Hampa
Entah mengapa, belakangan ini aku merasa semakin kosong. Aku tidak tahu persis sejak kapan perasaan ini mulai muncul, tetapi semakin hari rasanya semakin nyata. Seolah-olah ada sesuatu dalam diriku yang perlahan kehilangan warna. Tidak ada keinginan yang benar-benar ingin kukejar, tidak ada ambisi yang membuatku bersemangat, bahkan untuk memikirkan apa yang ingin kulakukan esok hari pun terkadang terasa biasa saja.
Semuanya seperti berjalan tanpa meninggalkan kesan.
Aku tetap menjalani rutinitas. Pergi bekerja, melakukan aktivitas seperti biasanya, bertemu orang-orang, berada di tengah keramaian, dan menjalani hari sebagaimana mestinya. Dari luar mungkin tidak ada yang terlalu berbeda. Aku masih bisa berbicara ketika diperlukan, masih bisa menyelesaikan pekerjaan, masih bisa melakukan hal-hal yang memang harus kulakukan. Tetapi entah mengapa, di dalam diriku semuanya terasa datar.
Bertemu orang lain tidak lagi memberikan sensasi apa-apa. Berada di tengah banyak orang pun tidak membuatku merasa lebih hidup. Aku melihat mereka berbicara, tertawa, bercanda, dan menikmati kebersamaan, sementara aku seperti hanya berada di sana sebagai seseorang yang kebetulan ikut mengisi ruangan. Tidak merasa terganggu, tetapi juga tidak merasa benar-benar terlibat. Seperti ada jarak antara diriku dan segala sesuatu yang sedang berlangsung di sekitarku.
Dulu, aku pernah berpikir bahwa mungkin aku hanya membutuhkan suasana baru. Aku meninggalkan tempat lama, memulai kehidupan di lingkungan yang berbeda, bertemu orang-orang baru, dan berharap semuanya bisa memberikan pengalaman yang berbeda. Awalnya memang terasa asing. Kemudian wajah-wajah mulai familiar, aktivitas mulai terbiasa, dan perlahan aku mulai mengenali lingkungan itu. Namun, setelah semua proses penyesuaian tersebut, ternyata tidak serta-merta membuatku merasa lebih bersemangat.
Aku juga pernah berpikir bahwa mungkin perasaan jatuh cinta bisa menjadi salah satu alasan untuk kembali menikmati hari. Ada seseorang yang menarik perhatian, ada rasa penasaran, ada sesuatu yang bisa dinantikan. Aku tahu diriku mudah jatuh cinta. Selama ini, perasaan semacam itu terkadang menjadi warna tersendiri dalam rutinitasku. Bahkan ketika hanya bisa menyukai seseorang dari kejauhan, ada kegembiraan kecil yang bisa kubawa pulang.
Tetapi sekarang, aku mulai bertanya-tanya, apakah aku memang sedang kehilangan ketertarikan terhadap banyak hal, atau hanya sedang melewati masa ketika tidak ada sesuatu pun yang terasa cukup menarik untuk membuatku bersemangat?
Aku tidak sedang mengatakan bahwa aku ingin kembali pada kisah yang lama. Tidak juga sedang mencari seseorang untuk mengisi kekosongan ini. Hanya saja, aku mulai menyadari bahwa setelah berbagai hal berlalu, setelah meninggalkan tempat lama, setelah mencoba membiasakan diri dengan lingkungan baru, setelah perlahan membiarkan perasaan lama memudar, ada ruang yang terasa begitu sunyi di dalam diriku.
Mungkin selama ini aku terlalu terbiasa memiliki sesuatu untuk dipikirkan. Sesuatu yang membuatku menunggu, berharap, membayangkan, bahkan terkadang kecewa. Ketika semua itu mulai berkurang, aku justru berhadapan dengan hari-hari yang terasa begitu datar. Tidak ada lagi kegelisahan yang sama, tetapi juga tidak ada kegembiraan yang menggantikannya. Seperti kehilangan sesuatu yang dahulu memenuhi pikiran, tanpa tahu apa yang seharusnya mengisi ruang kosong setelahnya.
Aku tidak tahu apakah ini hanya kejenuhan, kelelahan yang menumpuk, atau ada sesuatu yang lebih dalam yang belum benar-benar kupahami. Aku hanya merasa semakin sulit menemukan alasan untuk bersemangat. Hal-hal yang dahulu mungkin bisa membuatku tertarik sekarang terasa biasa saja. Bahkan ketika ada kesempatan untuk menikmati sesuatu, terkadang aku tidak tahu harus merasakan apa.
Dan yang paling membingungkan, aku sendiri tidak tahu apa yang sebenarnya sedang kucari. Aku tidak sedang merindukan tempat lama, tidak sepenuhnya ingin kembali pada kehidupan sebelumnya, tetapi juga belum menemukan sesuatu di tempat yang baru yang membuatku merasa benar-benar hadir. Seolah-olah aku sedang menjalani kehidupan, tetapi belum benar-benar menemukan kembali diriku di dalamnya.






Comments
Post a Comment
Terima kasih atas kunjungannya. Happy blogwalking!